Maulid Nabi Momentum Teguhkan Cinta dengan Mengamalkan Sunah Rasulullah
- 02 Sep 2026 10:44 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Peringatan bulan Rabiulawal 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meneguhkan kembali rasa cinta kepada Nabi Muhammad saw.
- Cinta kepada Rasulullah saw tidak cukup diungkapkan melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan kehidupan sehari-hari.
- Mencintai Nabi Muhammad saw merupakan perintah Allah Swt yang menjadi bagian esensial dalam meraih keselamatan dunia dan akhirat.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peringatan bulan Rabiulawal 1448 Hijriah menjadi momentum bagi umat Islam untuk meneguhkan kembali rasa cinta kepada Nabi Muhammad saw. Kecintaan kepada Rasulullah saw tidak cukup diungkapkan melalui ucapan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ustaz H. Samdani, M.Pd., dalam siaran Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin bekerja sama dengan UIN Antasari Banjarmasin, Selasa, 1 September 2026. Menurutnya, mencintai Nabi Muhammad saw merupakan perintah Allah Swt yang menjadi bagian penting dalam meraih keselamatan dunia dan akhirat.
Ustaz Samdani menjelaskan, kecintaan kepada Rasulullah saw tercermin melalui kesediaan seorang muslim meneladani akhlak mulia dan menghidupkan sunah beliau. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan membela syariat Islam di tengah tantangan kehidupan modern.
Menurutnya, Allah Swt mengajarkan umat beriman untuk menempatkan kecintaan kepada Rasulullah saw di atas kecintaan kepada diri sendiri. Keteladanan para sahabat yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi keselamatan Rasulullah saw menjadi bukti kuat besarnya kecintaan kepada beliau.
"Kecintaan kepada Rasulullah hendaknya dibuktikan secara nyata melalui amalan harian. Kecintaan itu tidak cukup hanya dengan pengakuan secara lisan," ujarnya.
Ustaz Samdani mengatakan, penerapan sunah dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Tata cara makan dan minum sesuai tuntunan Nabi, misalnya, merupakan bagian dari sunah yang dapat diterapkan oleh setiap muslim.
"Ketika kita menjalankan aktivitas harian sesuai sunah Nabi, di situlah janji kasih sayang dan ampunan Allah akan tercurah," ucapnya. “Karena itu, jangan menganggap kecil amalan sunah yang dilakukan secara konsisten.”
Ia juga mengimbau umat Islam memperbanyak bacaan selawat dan mempelajari sirah nabawiyah secara berkelanjutan. Menurutnya, pemahaman terhadap perjalanan hidup Rasulullah saw seharusnya tidak hanya dilakukan ketika bulan Maulid, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran sepanjang waktu.
"Mempelajari sirah dan mengamalkan sunah Nabi merupakan benteng utama umat dalam menjaga keimanan di era yang semakin canggih," katanya. Keduanya dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.”
Ustaz Samdani menegaskan, sunah Rasulullah saw tetap relevan diterapkan dalam berbagai kondisi dan perkembangan zaman. Di balik setiap tuntunan tersebut terdapat nilai kebaikan yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Karena itu, umat Islam diimbau tidak ragu menunjukkan identitas melalui perilaku dan ajaran Islam yang membawa kebaikan. Penerapan nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membimbing masyarakat menuju kehidupan yang penuh keberkahan dan memperoleh syafaat Rasulullah saw.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....