Daftar Riwayat Hidup Jadi Penentu Awal Proses Rekrutmen

  • 02 Sep 2026 06:08 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • CV yang relevan dan mudah dibaca menjadi gerbang pertama dan penentu awal dalam proses rekrutmen sebelum kandidat masuk ke tahapan seleksi berikutnya.
  • Perusahaan tidak hanya melihat pemenuhan syarat dasar, tetapi juga mencermati pengalaman, pendidikan, keterampilan, sertifikasi, dan kesesuaian dengan kebutuhan posisi yang dilamar.
  • Jumlah pelamar umumnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan tenaga kerja, sehingga kandidat yang memenuhi syarat belum tentu otomatis dipilih untuk mengikuti wawancara.

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Daftar riwayat hidup atau Curriculum Vitae (CV) yang relevan dan mudah dibaca menjadi salah satu penentu awal kandidat untuk melanjutkan proses rekrutmen. CV menjadi gerbang pertama sebelum kandidat masuk ke tahapan seleksi berikutnya sehingga isinya perlu disusun sesuai posisi yang dilamar.

Psikolog Anggota HIMPSI Kalsel, Indreswari Sita K., M.Psi., mengatakan dalam proses rekrutmen, perusahaan tidak hanya melihat pemenuhan syarat dasar, tetapi juga mencermati pengalaman, pendidikan, keterampilan, sertifikasi, hingga kesesuaian dengan kebutuhan posisi. Menurutnya, jumlah pelamar dapat jauh lebih banyak dibandingkan kebutuhan tenaga kerja sehingga kandidat yang memenuhi syarat belum tentu otomatis dipilih untuk mengikuti wawancara.

“Recruiter biasanya ingin menemukan apakah kandidat memenuhi persyaratan dasar, pengalaman yang relevan, pendidikan atau sertifikasi yang dibutuhkan, serta skill yang dibutuhkan,” ujarnya dalam program Ngobrol Bareng Komunitas RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 1 September 2026. “Informasi lain seperti lokasi dan ketersediaan juga dapat menjadi pertimbangan.”

Indreswari Sita yang juga Psikolog Industri dan Organisasi menjelaskan, CV perlu dibuat ringkas, rapi, mudah dibaca, dan menampilkan pengalaman yang berkaitan dengan pekerjaan yang dituju. Pencapaian juga lebih kuat apabila ditampilkan menggunakan data atau angka sehingga recruiter dapat melihat kontribusi kandidat secara lebih jelas.

“Kalau ingin CV lebih cepat menarik perhatian, tampilkan pengalaman yang relevan dan capaian yang terukur,” ucapnya. “Misalnya bukan hanya menulis mengurus administrasi HR, tetapi menjelaskan bahwa pernah mengelola proses rekrutmen 50 kandidat dari screening sampai offering.”

Menurut Sita, tidak mendapat panggilan wawancara juga tidak selalu berarti kandidat memiliki kemampuan yang kurang. Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi, seperti jumlah pelamar, pengalaman yang lebih relevan dari kandidat lain, kebutuhan spesifik perusahaan, lokasi, ketersediaan, ekspektasi gaji, hingga perubahan kebutuhan organisasi.

“Memenuhi syarat tidak sama dengan otomatis menjadi kandidat yang dipilih. Kalau hari ini belum dipanggil, belum tentu berarti kita tidak bagus, karena bisa saja belum cocok dengan kebutuhan yang sedang dicari,” kata Sita.

Daftar riwayat hidup yang relevan, ringkas, dan terukur dapat membantu kandidat menunjukkan kesesuaian dengan posisi yang dilamar. Namun, keputusan lolos seleksi tetap bergantung pada kebutuhan dan pertimbangan perusahaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....