UIN Antasari Alihkan Kuliah Kampus 2 ke Daring akibat Kabut Asap

  • 31 Agt 2026 14:21 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Banjarbaru mempengaruhi aktivitas akademik Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Kondisi ini mendorong pimpinan universitas menyesuaikan sistem pembelajaran, khususnya bagi civitas akademik di kampus 2 Banjarbaru. Senin, 31 Agustus 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Antasari, Dr. Muhdi, M.Ag., mengatakan perkuliahan di kampus 2 untuk sementara dialihkan secara daring. Kebijakan ini diputuskan melalui rapat pimpinan yang digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026.

“Pembelajaran di Kampus 2 dilaksanakan secara daring selama dua minggu pertama, terhitung mulai tanggal 3–17 September 2026, melalui surat edaran tertanggal 27 Agustus 2026. Kebijakan ini akan kembali dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Selama pembelajaran jarak jauh, dosen dan mahasiswa diwajibkan menggunakan platform Learning Management System. Media yang digunakan antara lain zoom meeting, Google meet dan platform sejenis, sementara WA tidak diperkenankan sebagai media utama perkuliahan.

Sementara itu, kegiatan akademik di kampus 1 Banjarmasin tetap dilaksanakan secara tatap muka dengan sejumlah ketentuan. Civitas akademik diminta menggunakan masker saat beraktivitas di kampus dan mengutamakan keselamatan.

“Kami juga memberikan kelonggaran bagi mahasiswa atau dosen yang memiliki kondisi rentan untuk mengikuti pembelajaran secara daring. Dalam situasi tertentu misalnya ada mahasiswa atau dosen yang komorbid, disarankan diadakan pembelajaran secara daring,” ucapnya.

Penyesuaian sistem perkuliahan ini merupakan langkah mitigasi kampus setelah dampak dirasakan. Kegiatan PBAK tingkat fakultas dihentikan lebih awal, sementara kampus juga menambah fasilitas penunjang seperti selang pemadam dan juga menggelar Salat Istisqa dan doa tolak bala menghadapi kemarau panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....