Sensus Ekonomi 2026 Banjarmasin Hampir Rampung
- 29 Agt 2026 07:28 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Sensus Ekonomi 2026 di Kota Banjarmasin telah mencapai capaian pendataan mendekati 100 persen dengan batas akhir pelaksanaan pada 31 Agustus 2026.
- Pelaksanaan Sensus Ekonomi dimulai sejak 15 Juni 2026 untuk menghimpun data berbagai aktivitas ekonomi masyarakat secara komprehensif.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Banjarmasin hampir rampung dengan capaian pendataan mendekati 100 persen. Ahli Muda Statistisi BPS Kota Banjarmasin, Nuruddin Zain, menyampaikan perkembangan tersebut dalam Dialog Ekonomi Digital RRI Pro 1 Banjarmasin, Jumat, 28 Agustus 2026.
Nuruddin mengatakan petugas masih menyelesaikan pendataan hingga mendekati batas akhir pelaksanaan pada 31 Agustus 2026. Sensus Ekonomi 2026 telah berlangsung sejak 15 Juni 2026 untuk menghimpun data berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sejak mulai 15 Juni hingga mendekati akhir 31 Agustus, penyelesaian target pendataan juga mendekati 100 persen,” ujarnya. “Capaian tersebut menunjukkan proses pendataan terus berjalan hingga memasuki tahap akhir pelaksanaan.”
Menurut Nuruddin, hasil sensus memberikan manfaat penting bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan berdasarkan kondisi ekonomi masyarakat. Data yang akurat menjadi dasar untuk menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan pada masa mendatang.
“Lebih banyak manfaat yang diperoleh untuk perencanaan pembangunan ke depannya,” kata Nuruddin. “Data yang akurat merupakan investasi penting dalam mendukung pembangunan.”
Sensus Ekonomi 2026 juga memiliki cakupan pendataan yang lebih luas dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pendataan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sensus yang mencakup Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan Sensus Ekonomi.
“Ada perbedaan karena sekarang mencakup Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan juga Sensus Ekonomi sendiri,” ujarnya. “Penggabungan data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi masyarakat dan aktivitas ekonomi secara lebih menyeluruh.”
Nuruddin menjelaskan pendataan dilakukan secara digital menggunakan perangkat elektronik yang dibawa petugas lapangan. Pemanfaatan teknologi tersebut membantu mempercepat pengumpulan dan pengolahan data sekaligus mengurangi penggunaan dokumen fisik.
Di Kota Banjarmasin, ratusan petugas dilibatkan untuk memastikan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat tercatat dalam sensus. Pendataan mencakup beragam kegiatan usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha dengan skala yang lebih besar.
Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menghasilkan data yang akurat dan mutakhir mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Informasi tersebut selanjutnya menjadi bahan penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....