Jadi Benteng Banjarmasin, Wali Kota Yamin Tegas Pertahankan Sungai

  • 28 Agt 2026 12:29 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya menjaga jaringan sungai sebagai bagian penting dari sistem pengendalian banjir di Kota Seribu Sungai. Berdasarkan SK Wali Kota Banjarmasin Nomor 100.3.3.3/595/KUM/2025 tentang Jaringan Sungai sebagai Fasilitas Umum Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2025, tercatat sebanyak 512 sungai tersebar di lima kecamatan.

Total panjang jaringan sungai tersebut mencapai 409.652.531 meter, yang menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga fungsi sungai. Termasuk melakukan normalisasi, pengerukan, serta penertiban terhadap bangunan yang berpotensi mengganggu aliran air.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, upaya mengembalikan fungsi sungai terus digencarkan. Sejumlah sungai dan kawasan perairan kini menjadi sasaran normalisasi dan pengerukan sebagai langkah antisipasi banjir sekaligus memperkuat fungsi retensi air.

Salah satunya yang gencar dilakukan saat ini di Pulau Insan dan Sungai Baru. Langkah tersebut dinilai penting mengingat sungai tidak hanya menjadi bagian dari identitas Banjarmasin, tetapi juga memiliki fungsi vital sebagai jalur aliran dan tampungan air ketika curah hujan tinggi.

Pemerintah kota juga mengambil langkah lebih tegas terhadap berbagai bangunan yang berdiri dan menutup badan sungai. Penertiban diperlukan agar ruang sungai tidak terus menyempit dan menghambat aliran air.

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menegaskan, keberadaan sungai harus dikembalikan pada fungsi utamanya dan tidak boleh terus tergerus oleh aktivitas pembangunan. Menurutnya, normalisasi tidak cukup hanya dilakukan dengan pengerukan, tapi memastikan tidak ada lagi aktivitas maupun bangunan yang mengganggu jalur aliran sungai.

“Sungai ini harus kita jaga dan kita kembalikan fungsinya. Jangan sampai badan sungai ditutup atau dipersempit karena dampaknya akan kembali kepada masyarakat, terutama ketika terjadi hujan dan banjir,” tegas Yamin.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi Pemko Banjarmasin memperkuat ketahanan kota menghadapi ancaman banjir. Dengan ratusan jaringan sungai yang tersebar di seluruh wilayah, pengelolaan sungai dinilai tidak bisa dilakukan secara parsial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....