Lahan Pasar Kuripan Dibebaskan, NUFRep Dikebut Rampung Tahun Ini

  • 27 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pembebasan lahan di kawasan Pasar Kuripan terus dikebut oleh Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mendukung pelaksanaan National Urban Flood Resilience Project (NUFRep). Pemerintah menargetkan seluruh proses pembebasan lahan tersebut rampung tahun ini agar tidak menghambat proyek penanggulangan banjir.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan, mengatakan lahan Pasar Kuripan masuk dalam tahap ketiga proyek normalisasi sungai. “Kalau tidak salah masuk tahap ketiga. Kami berharap dapat kami selesaikan tahun ini sesuai aturan supaya tidak menjadi hambatan untuk pelaksanaan NUFRep,” katanya

Ia mengatakan jumlah persil yang terdampak belum dapat dipastikan karena masih dalam proses. Selain lahan dan kios pedagang, sebuah musala di samping Pasar Kuripan juga masuk dalam area terdampak proyek.

“Pendataan sudah selesai. Saat ini kami tengah melakukan proses penilaian untuk ganti rugi,” ujarnya.

Ia mengakui terdapat pedagang yang menolak terdampak proyek dan pihaknya memilih pendekatan persuasif untuk mencari titik temu dengan para pedagang. “Kami masih berupaya melakukan pendekatan. Baik secara personal maupun secara kedinasan, supaya bisa bersama-sama mendukung program pemerintah ini,” ujarnya.

Menurut Ignasius, pembebasan lahan tersebut merupakan bagian penting dari upaya mengatasi persoalan banjir di Banjarmasin. Terutama saat hujan dengan intensitas tinggi maupun ketika terjadi kiriman air dari wilayah lain.

“Makanya ini harus didukung dalam penanggulangan banjir sebagai amanat Pak Wali Kota. Tujuannya agar persoalan ini bisa ditangani,” ucapnya.

Di sisi lain, pedagang yang kiosnya terdampak tidak serta-merta kehilangan tempat berjualan. Pemerintah menyiapkan lokasi sementara agar aktivitas perdagangan tetap berjalan selama proses proyek berlangsung.

Penempatan pedagang nantinya menjadi kewenangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar. Dari hasil koordinasi terakhir, sejumlah slot disebut telah disiapkan bagi pedagang terdampak.

“Secara detail itu nanti teknisnya Perumda Pasar yang akan mengatur. Dari koordinasi terakhir, mereka sudah menyiapkan slot kepada pedagang yang terkena,” ujarnya.

Lokasi relokasi sementara juga diupayakan tidak terlalu jauh dari Pasar Kuripan. Langkah ini dipertimbangkan agar pedagang tidak kehilangan pelanggan akibat berpindah lokasi.

“Kalau dipindahkan terlalu jauh dari titik mereka berjualan. Ini akan menjadi permasalahan baru. Pelanggannya kesulitan mencari nanti,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....