Satpol PP Temukan Lansia Hidup Menahun di Los Kosong Antasari
- 01 Agt 2026 14:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Penertiban dan pembongkaran kios-kios tak terpakai di kawasan Pasar Sentra Antasari, mengungkap fakta yang mengundang keprihatinan. Di balik deretan los kosong yang dibongkar, petugas Satpol PP Kota Banjarmasin menemukan seorang lansia yang selama ini tinggal seorang diri di salah satu los tak terpakai di lantai dua area parkir pasar.
Lansia tersebut diketahui bernama Murjani (65), warga Jalan Cempaka Putih, Kelurahan Kuripan. Selama ini ia memanfaatkan los kosong sebagai tempat berteduh karena tidak memiliki tempat tinggal lain.
Di tengah proses pembongkaran yang dilakukan atas permintaan resmi Perumda Pasar, Satpol PP memilih mengedepankan langkah kemanusiaan. Yaitu dengan mengevakuasi Murjani ke Rumah Singgah milik Dinas Sosial Kota Banjarmasin.
Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Hendra, mengatakan keputusan itu diambil setelah petugas berupaya mencari keberadaan keluarga Murjani. Namun hasil penelusuran menunjukkan tidak ada satu pun anggota keluarganya yang bersedia merawatnya.
"Beliau kami bawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial. Karena keluarga-keluarga beliau tidak ada yang mau menerima," ujar Hendra, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Di sisi lain, Hendra menegaskan pembongkaran los dan kios di kawasan Pasar Sentra Antasari bukan dilakukan secara sepihak. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat permohonan resmi dari Perumda Pasar Baiman dalam rangka penataan kawasan pasar.
"Kami melaksanakan kegiatan pembongkaran seluruh los atau kios yang ada di lokasi tersebut. Sesuai permintaan bersurat dari Perumda Pasar kepada Satpol PP," ucapnya.
Menurut Hendra, Satpol PP tidak hanya menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial ketika menemukan warga yang membutuhkan pertolongan. Pihaknya pun berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar beliau mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak serta penanganan yang semestinya.
"Ketika ditemukan tinggal di los kosong dan keluarganya tidak ada yang bersedia menerima, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Tujuannya agar beliau mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak serta penanganan yang semestinya," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....