Banggar DPRD Banjarmasin Warning TAPD: APBD Perubahan 2026 Jangan ‘Galai’
- 27 Agt 2026 10:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 Pemerintah Kota Banjarmasin diminta tidak berlarut-larut. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) didorong mempercepat pembahasan agar seluruh program yang masuk dalam perubahan anggaran bisa segera dijalankan.
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini, mengingatkan TAPD agar tidak memperlambat proses pembahasan APBD Perubahan 2026. Menurutnya, waktu pelaksanaan program semakin terbatas karena sudah memasuki paruh akhir tahun.
“Jangan galai. Artinya jangan sampai pembahasannya diperlambat, karena waktu kita ini semakin pendek,” kata Isnaini.
Ia mengatakan, percepatan pembahasan penting agar program dan kegiatan yang mendapatkan alokasi melalui APBD Perubahan memiliki waktu pelaksanaan yang cukup. Jangan sampai proses anggaran baru tuntas ketika waktu pelaksanaan sudah mepet dengan penghujung tahun.
“Kalau terlalu lambat, nanti program-program yang ada di APBD Perubahan ini baru bisa running ketika sudah mendekati akhir tahun. Akhirnya semuanya dikerjakan tergesa-gesa,” ujarnya.
Isnaini menilai pengerjaan yang dilakukan dengan waktu terbatas berpotensi memengaruhi kualitas pekerjaan. Terlebih, sejumlah kegiatan membutuhkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan yang tidak bisa dilakukan secara instan.
“Jangan sampai karena mengejar waktu, pelaksanaannya terburu-buru. Ini tentu bisa berdampak terhadap kualitas pekerjaan,” katanya.
Menurut Isnaini, percepatan bukan berarti mengabaikan ketelitian dalam pembahasan anggaran. Namun, proses pembahasan harus dilakukan dengan ritme yang jelas agar setelah disahkan, program dapat langsung berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin setelah APBD Perubahan disahkan, programnya bisa langsung jalan. Jangan sampai anggarannya sudah ada, tetapi waktunya sudah habis karena terlalu lama dalam pembahasan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....