Polresta Banjarmasin Datangi Keluarga Relawan BPK yang Gugur saat Bertugas

  • 08 Sep 2026 11:00 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Duka masih menyelimuti keluarga Muhammad Firman Ariyadi (28), relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Reg 02 Fire Rescue yang meninggal dunia setelah tenggelam. Yakni saat membantu memadamkan kebakaran di kawasan Zapri Zam-Zam, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Sebagai bentuk kepedulian, Sat Polair Polresta Banjarmasin mendatangi kediaman keluarga korban, Selasa 8 September 2026. Kunjungan tersebut dipimpin Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol Dading Kalbu Adie bersama sejumlah personel. Kedatangan mereka tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban.

Suasana haru semakin terasa ketika personel Sat Polair bersama keluarga korban menggelar doa bersama untuk almarhum. Doa dipanjatkan agar korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Dading mengatakan, santunan tersebut merupakan bentuk empati kepolisian kepada almarhum yang selama ini dikenal aktif sebagai relawan kemanusiaan..Menurutnya, para anggota BPK memiliki peran besar dalam membantu masyarakat, termasuk ketika terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

“Bantuan ini sebagai rasa empati kepada anggota BPK itu karena rela bertugas saat pemadaman kebakaran tanpa memperhatikan keselamatan dirinya sendiri,” ujar Dading.

Ia pun mengingatkan para relawan agar tidak mengabaikan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan..“Karena sebaiknya relawan ketika di lapangan perhatikan keselamatan anggota,” ucapnya.

Sebelumnya, Muhammad Firman Ariyadi dilaporkan tenggelam saat bertugas memadamkan kebakaran di kawasan Komplek DPRD atau Zapri Zam-Zam, Senin 7 September 2026 pagi.

Korban diketahui berada di area perairan saat membantu proses pemadaman. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan jasad korban sekitar 25 menit setelah kejadian.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tugas para relawan pemadam kebakaran memiliki risiko tinggi. Di tengah upaya menyelamatkan warga dan memadamkan api, keselamatan personel tetap harus menjadi perhatian utama.

Kunjungan Sat Polair Polresta Banjarmasin diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga korban sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan para relawan kemanusiaan di Kota Banjarmasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....