Cegah Dampak Asap Karhutla, Pemkab Batola Bagikan Masker
- 26 Agt 2026 20:41 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan Forkopimda membagikan masker kepada masyarakat dan pelajar untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
- Aksi pembagian masker dilakukan secara serentak pada Rabu, 26 Agustus 2026, di empat lokasi strategis yaitu TK Bhayangkari, SDN Ulu Benteng 2, SMAN 1 Marabahan, dan kawasan simpang empat lampu merah.
- Langkah preventif ini merupakan respons pemerintah daerah terhadap ancaman kesehatan lingkungan yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Marabahan.
RRI.CO.ID, Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membagikan masker kepada masyarakat dan pelajar di sejumlah wilayah Kota Marabahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Aksi pembagian masker digelar secara serentak, Rabu, 26 Agustus 2026, dengan menyasar empat titik strategis di Kota Marabahan. Lokasi tersebut meliputi TK Bhayangkari, SDN Ulu Benteng 2, SMAN 1 Marabahan, serta kawasan simpang empat lampu merah.
Pembagian masker menyasar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk anak-anak dan pelajar. Langkah tersebut dilakukan di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak asap karhutla di sejumlah wilayah Barito Kuala.
Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi mengatakan pemerintah daerah bersama Forkopimda dan tim gabungan terus melakukan upaya penanganan dampak karhutla. Menurutnya, pencegahan perlu dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya titik api sekaligus menjaga kualitas udara.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama-sama Forkopimda dan tim lainnya berupaya agar kondisi cuaca di Kabupaten Barito Kuala semakin membaik,” ujar Bahrul Ilmi. “Yang kami hadapi sementara adalah titik api yang timbul di beberapa wilayah, sehingga kami bersama-sama sepakat melakukan pencegahan agar api tidak berkembang dan udara di Kabupaten Barito Kuala semakin baik.”
Sementara itu, Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kekompakan lintas sektor diperlukan untuk memastikan masyarakat mendapat perlindungan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Alhamdulillah hari ini berjalan lancar. Kita kompak bersama-sama dengan jajaran Forkopimda membagikan masker kepada masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Barito Kuala,” ucap Ayu Dyan.
Kapolres Batola, Susilawati menjelaskan anak-anak usia dini dan pelajar menjadi salah satu sasaran prioritas pembagian masker. Kelompok tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena pentingnya perlindungan kesehatan pernapasan saat kualitas udara menurun.
“Sasaran kami yang pertama adalah anak-anak usia dini di TK Bhayangkari, lalu dilanjutkan ke jenjang sekolah lainnya,” katanya. “Mengingat Batola saat ini sudah siaga asap dan udara sudah tidak sehat, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.”
Selain membagikan masker, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap karhutla. Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri ketika harus beraktivitas di luar.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak asap. Upaya pencegahan dan penanganan karhutla juga terus dilakukan untuk menekan munculnya titik api dan menjaga kualitas udara di Barito Kuala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....