Bunda QRIS Kalsel Dorong Perluasan Digitalisasi Pembayaran

  • 23 Agt 2026 14:05 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan memperkenalkan Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, sebagai Bunda QRIS Kalsel dalam kegiatan Borneo 2026. Gelar ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM, pemberdayaan masyarakat dan digitalisasi pembayaran. Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar mengatakan, peran Bunda QRIS diharapkan dapat memperkuat upaya perluasan akseptasi pembayaran digital. Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi penting untuk mempercepat sistem pembayaran di Kalsel.

“Pada kesempatan ini, tentunya kami sekali lagi menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, terutama kepada Ibu Ketua. Adapun hal ini yang dengan penuh dedikasi telah mendorong daya saing UMKM, ibu-ibu PKK, dan juga digitalisasi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BI memberikan gelar ini sebagai bentuk penghargaan dan dorongan agar peran ketua Dekranasda Kalsel semakin luas dalam mengembangkan ekosistem pembayaran digital. Ia berharap gelar Bunda QRIS dapat diterima dan dijalankan untuk mendukung masyarakat dan pelaku UMKM.

“Oleh karena itu, kami di Bank Indonesia telah menyiapkan suatu gelar untuk Ibu, semoga Ibu dapat menerimanya sebagai Bunda QRIS Kalsel. Pemberian gelar ini menjadi bagian dari komitmen bersama memperluas penggunaan QRIS,” ucapnya.

Menurutnya, penguatan digitalisasi pembayaran tidak hanya berkaitan dengan transaksi masyarakat, tetapi juga dapat mendukung UMKM. Perluasan penggunaan QRIS diharapkan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam menerima dan memperluas akses masyarakat pada transaksi digital.

“Gelar Ibu Ketua Dekranasda sebagai Bunda QRIS ini, amatlah penting untuk semakin jauh kita mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran di Kalsel. Sinergi antara BI, Pemda, Dekranasda, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat perluasan ekosistem pembayaran digital,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....