DJPb Kalsel Dorong Peningkatan Kualitas Layanan
- 28 Agt 2026 14:13 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan high level meeting dan forum konsultasi publik ruang koordinasi strategis. Kegiatan ini mempersatukan kerja kementerian/lembaga, mitra kerja dan pemangku kepentingan layanan publik. Kamis, 27 Agustus 2026.
Forum konsultasi publik merupakanagenda tahunan yang dilaksanakan memastikan pelayanan yang diberikan DJPb telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Masukan dari masyarakat juga menjadi bahan evaluasi mengidentifikasi kekurangan dan mencari solusi atas berbagai kendala dalam pelayanan.
Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan secara keseluruhan terdapat 115 standar layanan DJPb. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya merupakan layanan utama yang ditangani Kanwil DJPb Kalsel.
“Pengesahan revisi DIPA, penerbitan nomor register hibah langsung dalam negeri, persetujuan penetapan maksimum pencairan PNBP tidak terpusat. Dan persetujuan Tambahan Uang Persediaan, dan persetujuan Uang Persediaan yang melampaui batas tertentu,” ujarnya.
Selain itu, terdapat 14 standar layanan yang berkaitan dengan kantor pelayanan perbendaharaan negara di wilayah Kalimantan Selatan. Layanan kepada KPPN mencakup berbagai kebutuhan satuan kerja, di antaranya revisi anggaran, dispensasi TUP, registrasi hibah langsung layanan terkait maksimum pencairan PNBP.
Menurutnya, keberadaan berbagai standar layanan diharapkan dapat memberikan kepastian dan kemudahan bagi pengguna layanan. Dukungan dan kepercayaan pengguna layanan juga tercermin dari hasil survei kepuasan masyarakat.
“Adapun dukungan dan kepercayaan pengguna layanan dari hasil survei kepuasan masyarakat. Berdasarkan evaluasi, kepuasan pengguna layanan menunjukkan persepsi yang baik dan mengalami peningkatan pada periode 2025 hingga 2026,” ucapnya.
Pihak yang menyebut konsultasi dan revisi DIPA menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan satuan kerja sepanjang 2025 hingga 2026. Pihaknya juga menghimbau pengguna layanan memanfaatkan berbagai yang telah disediakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....