Rabiul Awal Momentum Perkuat Cinta kepada Rasulullah

  • 21 Agt 2026 18:39 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Kyai Haji Muhammad Syaukani mengajak umat Islam memaknai bulan Rabiul Awal sebagai bulan penuh cahaya dan rahmat dalam pesan khotbah Jumat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
  • Pesan utama khotbah menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan dengan menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi segala larangan-Nya sebagai jalan menuju kebahagiaan sejati.
  • Ketakwaan dipandang sebagai kunci untuk memperoleh kebahagiaan di dunia maupun akhirat menurut perspektif spiritual yang disampaikan dalam siaran Khotbah Jumat RRI Pro 1 Banjarmasin.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Khotbah Jumat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin mengajak umat Islam memaknai Rabiul Awal sebagai bulan penuh cahaya dan rahmat. Pesan tersebut disampaikan Kyai Haji Muhammad Syaukani, Lc., Kyai Pondok Pesantren RAKHA Amuntai, HSU, dalam siaran Khotbah Jumat RRI Pro 1 Banjarmasin, Jumat, 21 Agustus 2026.

Kyai Haji Muhammad Syaukani mengajak jemaah meningkatkan ketakwaan dengan menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi segala larangan-Nya. Menurutnya, ketakwaan menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati di dunia maupun akhirat.

"Rabiul Awal adalah bulan penuh cahaya dan rahmat karena di dalamnya lahir Nabi Muhammad saw," ucapnya. "Kelahiran Rasulullah menjadi momen perubahan dari kegelapan menuju cahaya, ilmu, dan hidayah.”

Kyai Syaukani menjelaskan Nabi Muhammad saw diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ia mengajak umat Islam mensyukuri kelahiran Rasulullah dengan memperkuat kecintaan dan meneladani akhlak beliau.

Menurutnya, kegembiraan menyambut Maulid Nabi merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah Swt atas diutusnya Rasulullah. Kegembiraan tersebut hendaknya diwujudkan melalui ibadah, selawat, sedekah, dan mempererat ukhuwah.

"Maulid bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momentum untuk memperbaiki diri dan meneladani akhlak Rasulullah," ucapnya. "Mari menghidupkan bulan Maulid dengan zikir, selawat, sedekah, dan mengikuti sunah Rasulullah saw."

Ia menegaskan Rasulullah saw merupakan teladan sempurna dalam berbagai aspek kehidupan umat Islam. Karena itu, kecintaan kepada Nabi harus dibuktikan dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah Swt dan mengikuti ajaran beliau.

Kyai Syaukani mengajak jemaah menjaga salat berjemaah, mencintai Al-Qur'an, memperbanyak selawat, dan mempererat silaturahmi. Pesan Maulid diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan untuk memperbaiki kehidupan sehari-hari.

Kyai Syaukani menutup khotbah dengan doa agar umat Islam istiqamah mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw. Ia berharap umat Islam memperoleh syafaat Rasulullah, terutama pada hari kiamat.

Salat Jumat dipimpin Ustaz Dr. H Abduh Amrie, MA sebagai imam, dengan Mustaqim Aulawi, SH dan Ustaz H Marjuan sebagai muazin. Murotal Al-Qur'an disampaikan Ustaz Ahmad Saufi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....