SIAPKERJA Percepat Serapan Tenaga Kerja, Wali Kota Dorong Peran Aktif Pengusaha!
- 20 Agt 2026 11:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Pemerintah pusat mendorong pemanfaatan platform digital SIAPKERJA untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja di daerah. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), R. Nurhidajat, dalam kegiatan “Ngopi Bareng Wali Kota” bersama para pengusaha di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu malam, 20 Agustus 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penyerapan tenaga kerja daerah sebagaimana arah kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto. Dengan pemanfaatan teknologi, pemerintah berharap angka pengangguran dapat ditekan dan banyak warga mendapatkan akses pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya.
Nurhidajat menjelaskan, SIAPKERJA menjadi salah satu instrumen untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Salah satu layanan yang tersedia yakni Karirhub.kemnaker.go.id.
“Di Karirhub, para pencari kerja bisa melihat lowongan pekerjaan yang tersedia. Sebaliknya, penyedia kerja bisa menampilkan tenaga kerja seperti apa yang mereka perlukan,” ujar Nurhidajat.
Menurut dia, sosialisasi tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan aplikasi. Tetapi juga memandu para pengusaha agar kebutuhan tenaga kerja dapat dipublikasikan secara lebih efisien melalui platform resmi pemerintah.
“Kita lebih pada menyosialisasikan dan memandu para pengusaha agar pasar kerja itu bisa ditampilkan secara efisien melalui platform. Sebagaimana yang diatur dalam Perpres Nomor 57 Tahun 2023 tentang wajib lapor lowongan pekerjaan,” katanya.
| Baca juga: ASI Bangun Generasi Sehat sejak Hari Pertama |
Pemanfaatan platform tersebut diharapkan mampu mempersempit kesenjangan informasi antara pencari kerja dan perusahaan. Dengan begitu, proses perekrutan tenaga kerja dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran sekaligus membantu menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banjarmasin.
Selain Karirhub, Kemnaker juga memperkenalkan Maganghub.kemnaker.go.id, yang secara khusus menyasar para lulusan baru atau fresh graduate. Program tersebut memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.
Peserta akan menjalani program magang selama enam bulan di perusahaan yang ditunjuk. Menariknya, peserta magang juga mendapatkan insentif yang nilainya setara dengan Upah Minimum Kota (UMK).
Ia menilai skema tersebut dapat menjadi jembatan bagi lulusan baru yang selama ini terkendala pengalaman ketika memasuki pasar kerja. “Setelah mengikuti magang selama enam bulan, ada pengalaman kerja yang mereka dapatkan. Bahkan sekitar 30 persen peserta program ini langsung direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang,” ucap Nurhidajat.
Di sisi lain, TPT Banjarmasin yang mencapai 6,45 persen masih berada di atas rata-rata nasional maupun Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di kisaran 4,1 persen. Kondisi ini membuat kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi penting untuk memperluas kesempatan kerja.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kehadiran platform SIAPKERJA harus dimanfaatkan secara maksimal, baik oleh pengusaha maupun masyarakat pencari kerja.
Ia berharap para pelaku usaha di Banjarmasin aktif memasukkan informasi kebutuhan tenaga kerja ke dalam platform tersebut. Sehingga lowongan yang tersedia dapat diketahui masyarakat secara lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....