Buku "Kai Mo.."Diserahkan ke Perpustakaan Kalsel pada Hari Remaja Internasional

  • 13 Agt 2026 11:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Buku “Kai Mo..” Serial Motivasi Remaja diserahkan ke Perpustakaan Daerah Kalimantan Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026. Penyerahan tersebut bertepatan dengan Hari Remaja Internasional untuk mendorong minat baca dan produktivitas generasi muda.

Buku “Kai Mo..” merupakan buku serial motivasi remaja dalam program Buku Pandu Bujang Gesit. Buku ini mengangkat kisah perjuangan HM. Badri pada masa Revolusi Fisik setelah kemerdekaan Indonesia.

Tokoh Kai Mo dalam buku tersebut diangkat dari sosok HM. Badri, pimpinan TKR atau BKR pada masa perjuangan. Ia dikenal memimpin pasukan dalam pertempuran bersejarah di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, pada 7 Februari 1946.

Penyerahan buku dilakukan kepada Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan, Emmy Ariani, ST. Buku kemudian diterima secara fisik oleh Jueni, S.I.Pust di Ruangan Koleksi Deposit Pustaka.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Mawarni S. S. Sos., M.Si., mengapresiasi karya penulis dan penerbit lokal. Menurutnya, kisah tokoh sejarah daerah dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Khazanah kearifan lokal dan tokoh sejarah Kalimantan Selatan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda,"ucap Mawarni. "Kami mengapresiasi penulis dan penerbit lokal yang mendorong minat membaca serta berkarya.”

Pemerhati Sosial sekaligus Direktur Linkub Indonesia, Buyung Amrullah, mengatakan buku tersebut menjadi pesan untuk meningkatkan literasi remaja. Menurutnya, momentum Hari Remaja Internasional dimanfaatkan untuk mendorong minat baca dan daya juang generasi muda.

“Buku Kai Mo.. menjadi pesan kuat untuk meningkatkan minat baca dan daya juang remaja, "kata Buyung. "Kami ingin remaja menyadari nilai-nilai yang layak mereka perjuangkan.”

Buyung menilai rendahnya literasi, produktivitas, dan keterampilan masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Ia berharap buku tersebut dapat mengenalkan sejarah sekaligus mendorong remaja menggali potensi di lingkungan sekitarnya.

Pada kesempatan sama, buku juga diserahkan kepada mahasiswa asal Kabupaten Tanah Bumbu yang berada di Banjarmasin. Penyerahan diwakili Andi Alfian, Adli Ar Rosyid, dan Hafiz Ramadhani yang turut menyampaikan kesan terhadap buku tersebut.

Andi Alfian mengatakan buku tersebut menjadi jembatan untuk mengenalkan sejarah dan menumbuhkan minat literasi. Ia juga menilai cerita dalam buku dapat mengajak remaja melihat kembali potensi di sekitarnya.

“Buku ini bukan hanya tentang cerita, tetapi menjadi jembatan untuk mengenalkan sejarah dan menumbuhkan minat literasi. Cerita ini juga mengajak remaja melihat kembali potensi di sekitarnya,"ujar Andi Alfian."

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan mengajak penulis dan penerbit lokal terus berkolaborasi. Upaya tersebut diharapkan memperkuat literasi serta menghadirkan bahan bacaan yang dekat dengan generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....