Berlomba dalam Kebaikan, Bekal Meraih Ampunan Allah

  • 09 Agt 2026 16:34 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Jumat, 7 Agustus 2026, kembali menghadirkan pesan keagamaan yang sarat makna. Mengangkat tema “Berlomba dalam Kebaikan”, kajian tersebut menghadirkan Ustaz Zainuddin, S.Ag., yang mengajak masyarakat menjadikan setiap kesempatan dalam kehidupan sebagai momentum untuk memperbanyak amal saleh.

Ustaz Zainuddin mengingatkan bahwa manusia sering kali berlomba dalam berbagai urusan dunia, seperti mengejar harta, jabatan, popularitas, hingga pengakuan dari orang lain. Namun, menurutnya, ada perlombaan yang jauh lebih penting dan memiliki nilai kekal, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan.

Ustaz Zainuddin mengutip firman Allah Swt dalam QS. Al-Baqarah ayat 148, “Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.” Ayat tersebut menjadi pengingat agar seorang Muslim tidak menunda-nunda kesempatan untuk melakukan amal kebaikan.

“Berlomba dalam kebaikan bukan berarti saling menjatuhkan atau merasa paling unggul di hadapan orang lain. Sebaliknya, semangat tersebut merupakan upaya untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan menghadirkan manfaat bagi sesama dengan niat yang ikhlas karena Allah Swt,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebaikan tidak selalu berbentuk sesuatu yang besar. Menjaga salat lima waktu, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta menjalankan puasa sunah merupakan bagian dari upaya berlomba dalam ibadah.

Selain ibadah, akhlak mulia seperti kejujuran, kesabaran, rendah hati, menjaga lisan, dan menghormati orang lain juga memiliki nilai besar di sisi Allah Swt. Semangat berlomba dalam kebaikan juga dapat diwujudkan melalui ilmu dan kepedulian sosial.

Ustaz Zainuddin menjelaskan bahwa menuntut dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat dapat menjadi amal jariah. Sementara itu, membantu orang yang kesusahan, menyantuni anak yatim, membantu fakir miskin, dan menjaga persatuan merupakan bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.

Mengutip hadis Rasulullah saw, Ustaz Zainuddin menyampaikan, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Pesan tersebut menegaskan bahwa ukuran kebaikan tidak hanya dilihat dari banyaknya amal yang dilakukan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tujuan utama berlomba dalam kebaikan adalah meraih ampunan Allah Swt dan mendapatkan surga-Nya. Karena itu, setiap manusia hendaknya tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang diberikan Allah untuk berbuat baik.

“Jangan menunda-nunda amal saleh, karena kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput,” ujarnya. “Semoga masyarakat senantiasa ikhlas dalam beramal, istiqamah di jalan Allah, serta terus berlomba menghadirkan kebaikan dan manfaat bagi sesama.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....