Kelebihan Ilmu Atas Harta, Bekal yang Terus Memberi Manfaat
- 09 Agt 2026 14:06 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Harta dapat berkurang dan habis, sementara ilmu yang diamalkan justru dapat terus memberikan manfaat. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam siaran Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Rabu, 5 Agustus 2026, dengan tema “Kelebihan Ilmu Atas Harta” bagian kedua bersama Ustaz H. Ahmad Syaifullah, S.Th.I.
Ustaz Syaiful menjelaskan sejumlah kelebihan ilmu dibandingkan harta dalam kehidupan manusia. Ia mengangkat kisah dialog Sayidina Ali Karamallahu Wajhah yang mendapat pertanyaan berulang mengenai mana yang lebih utama, ilmu atau harta.
Menurutnya, keutamaan ilmu dapat dilihat dari manfaat dan keberlangsungannya dalam kehidupan manusia. Ilmu tidak hanya menjadi bekal bagi pemiliknya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ketika diamalkan dan dibagikan kepada orang lain.
Ia menjelaskan, salah satu kelebihan ilmu adalah mampu menjaga seseorang, sedangkan harta justru membutuhkan penjagaan. Karena itu, seseorang membutuhkan ilmu agar mampu menjalani kehidupan dengan baik dan mengambil keputusan secara tepat.
“Ilmu itu menjaga kita, sedangkan harta kita yang menjaganya,” ujar Ustaz Syaiful. “Karena itu, ilmu menjadi bekal penting agar seseorang mampu menjalani kehidupan dengan baik dan mengambil keputusan secara tepat.”
Selain itu, orang yang memiliki ilmu dan mengamalkannya akan memperoleh penghormatan dari masyarakat. Sementara itu, harta tidak selalu mendatangkan kemuliaan apabila tidak digunakan dengan cara yang benar.
Menurutnya, harta dapat berkurang bahkan habis ketika digunakan. Berbeda dengan harta, ilmu justru dapat semakin berkembang ketika dipelajari, diamalkan, dan dibagikan kepada orang lain.
Ustaz Syaiful mencontohkan penggunaan harta untuk berbagai kegiatan kebaikan, seperti membantu pembangunan masjid, musala, majelis taklim, maupun pendidikan agama. Menurutnya, harta yang digunakan di jalan kebaikan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.
Ia juga menyoroti ilmu sebagai bekal yang terus melekat pada seseorang. Ilmu yang dipelajari dan diamalkan tidak hanya bermanfaat bagi pemiliknya, tetapi juga dapat diteruskan kepada orang lain.
Ustaz Syaiful mengingatkan bahwa kepemilikan harta yang berlebihan dapat menjadi ujian apabila tidak diiringi ilmu dan pengelolaan yang baik. Harta yang tidak dikelola dengan benar dapat membawa seseorang pada berbagai persoalan.
Ia menjelaskan bahwa orang berilmu memiliki kedudukan yang dimuliakan karena ilmu yang dimilikinya dapat memberikan manfaat dan menjadi jalan kebaikan bagi lingkungan sekitar. Karena itu, masyarakat diajak tidak hanya mengejar kekayaan materi, tetapi juga memperhatikan pentingnya mencari, memahami, dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....