Dishub Banjarmasin Wacanakan CCTV dan Sanksi Tegas Vandalisme Halte
- 05 Agt 2026 08:37 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Maraknya aksi perusakan dan vandalisme pada sejumlah fasilitas halte kini menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin. Dari total sekitar 50 titik halte Trans Banjarmasin yang tersebar di wilayah kota, hampir seluruhnya dinilai cukup rentan menjadi sasaran aksi oknum tidak bertanggung jawab.
Menyikapi hal tersebut, muncul wacana pemasangan kamera pengawas di seluruh titik halte. Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, menyebutkan bahwa kendala utama pengawasan saat ini terletak pada ketiadaan CCTV di area lokasi halte.
"Kita kesulitan untuk bisa melihat langsung siapa pelakunya. Sehingga kita harap pada tahun yang akan datang bisa dilakukan pengadaan CCTV untuk halte," ujarnya Jumat, 31 Juli 2026.
Selain itu, pihaknya juga mempertimbangkan penerapan sanksi hukum tegas bagi para pelaku perusakan sarana publik. Meski begitu, Slamet menyebut pihaknya masih mengutamakan pendekatan persuasif agar masyarakat bisa terlibat merawat halte.
"Tidak menutup kemungkinan akan kita tindak melalui jalur hukum. Apabila memang nanti masih terus terjadi," ucapnya menambahkan.
Sementara itu, Munadi, seorang warga yang sering beraktivitas di sekitar lokasi halte, turut menyayangkan terjadinya aksi pengrusakan sarana umum tersebut. Ia berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan pengawasan serta pengamanan yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak terus terulang.
"Sayang juga kalau ini dirusak terus. Semua orang kan menunggu bus di sini, jadi kasian masyarakat kalau dirusak," ucapnya.
Hingga saat ini, proses pembersihan dan perbaikan fasilitas halte yang terdampak perusakan masih terus dilakukan secara bertahap oleh Dishub Banjarmasin. Langkah ini dilakukan demi mewujudkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh warga kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....