Tujuh Kepala SKPD Banjarmasin Dilantik, 100 Kerja Tak Becus Diveluasi!

  • 03 Agt 2026 12:33 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Setelah sempat mengalami kekosongan, pimpinan tujuh kepala SKPD Pemko Banjarmasin akhrinya terisi. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, secara resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi di Aula Balai Kota Banjarmasin, Senin, 03 Agustus 2026.

Tujuh pejabat yang dilantik yakni Febpry Ghara Utama sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Jefrie Fransyah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Hendra sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kemudian Eka Rahayu Normasari sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos). Ignasius Rizki Perdana sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Yanuar Diansyah sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Ashadi Himawan sebagai Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin.

Yamin menegaskan pelantikan ini bukan sekadar mengisi kursi kosong di jajaran pemerintah. Melainkan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi agar lebih cepat merespons kebutuhan masyarakat.

"Kita berharap dengan pelantikan ini para pimpinan tidak hanya bekerja di atas meja, tetapi harus turun ke lapangan. Kita harus memastikan apa yang benar-benar dirasakan masyarakat, karena kita bekerja untuk masyarakat," kata Yamin.

Ia menekankan seluruh kepala perangkat daerah harus membangun koordinasi yang solid dan menghilangkan ego sektoral. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki para pejabat tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi Kota Banjarmasin.

"Kita ingin seluruh SKPD saling merangkul, saling berkoordinasi, dan saling berkolaborasi. Pengalaman mereka di berbagai dinas harus menjadi modal untuk menggali sekaligus menyelesaikan persoalan di Kota Banjarmasin," ujarnya.

Yamin juga meminta Sekretaris Daerah selaku pembina Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memperkuat pengawasan terhadap seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.

"Saya inginkan mereka bekerja bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk masyarakat, untuk kemajuan Kota Banjarmasin dan kesejahteraan masyarakat. Setiap program pemerintah harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi warga," katanya.

Tak hanya memberi arahan, Yamin juga memasang target tegas kepada pimpinan baru untuk menyelesaikan semua persoalan. Ia memberi waktu 100 hari kerja untuk menunjukkan progres nyata dalam menunjukan kinerja ke depan.

"Kalau memang menunjukkan progres dan layak dilanjutkan, tentu akan kita dukung. Tapi kalau tidak ada perkembangan, pasti akan menjadi bahan evaluasi," ucapnya, tegas.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, mengatakan pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses seleksi terbuka. Tujuh JPT Pratama yang telah selesai, mengantongi rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Seluruh proses seleksi terbuka sudah selesai dan telah mendapatkan rekomendasi dari BKN. Karena itu, hari ini Bapak Wali Kota melaksanakan pelantikan terhadap tujuh pejabat tersebut," kata Totok.

Meski tujuh jabatan strategis telah terisi, masih ada satu posisi penting yang tetap kosong, yakni Kepala Inspektur. Hingga kini, Pemerintah Kota Banjarmasin belum memutuskan apakah jabatan tersebut akan kembali dibuka melalui seleksi terbuka atau diisi menggunakan mekanisme lain sesuai ketentuan yang berlaku.

"Untuk sementara belum ada rencana seleksi terbuka lagi. Yang masih menunggu hanya Inspektorat dan itu tergantung keputusan Bapak Wali Kota," ujar Totok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....