Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Koperasi Merah Putih Dinyatakan Lulus
- 02 Agt 2026 15:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Sebanyak 934 peserta Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mengikuti pendidikan di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, resmi dinyatakan lulus. Pemerintah Kota Banjarmasin berharap para alumni mampu menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi kerakyatan sekaligus mewujudkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan SPPI KDKMP dan Koperasi Nelayan Merah Putih Tahun 2026 di Lapangan Lambung Mangkurat, Markas Komando Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru. Upacara dipimpin langsung Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai, Brigadir Jenderal TNI AD Ali Akhwan.
Program SPPI Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mencetak penggerak koperasi di desa, kelurahan, hingga komunitas nelayan. Selama mengikuti pendidikan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen koperasi, kewirausahaan, digitalisasi, serta penguatan nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi.
Mewakili Wali Kota, Ichrom Muftezar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Rindam XXII/Tambun Bungai atas suksesnya pelaksanaan pendidikan tersebut.Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan.
"Atas nama pimpinan, kami mengucapkan selamat dan sukses untuk seluruh alumni SPPI yang diberikan pendidikan dan pelatihan di Rindam Kalimantan Selatan. Semoga ilmu yang didapat itu bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Kota Banjarmasin khususnya, dan juga masyarakat Indonesia secara keseluruhan," katanya.
Tezar menegaskan, Pemerintah Kota Banjarmasin mendukung penuh implementasi program prioritas nasional melalui Koperasi Merah Putih. "Sekali lagi, selamat dan sukses. Semoga apa yang diinginkan oleh Presiden Prabowo dalam program prioritas beliau terkait dengan Koperasi Merah Putih bisa betul-betul diimplementasikan dan memberikan manfaat untuk rakyat Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI AD Ali Akhwan mengungkapkan, pendidikan SPPI KDKMP 2026 di wilayah Kalimantan diikuti sebanyak 2.241 peserta yang tersebar di Singkawang, Banjarmasin, dan Balikpapan. Dari jumlah tersebut, 934 peserta di Banjarmasin dinyatakan lulus.
"Saya sebagai Dankolat 12 yang membawahi wilayah Kalimantan, yaitu di Singkawang, di Banjarmasin, dan di Balikpapan. Untuk total siswa adalah 2.241 orang, di mana yang di Banjarmasin ini ada 934 orang yang tadi dinyatakan lulus," kata Ali Akhwan.
Menurutnya, pendidikan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian nasional melalui pengembangan koperasi yang berlandaskan amanat Pasal 33 UUD 1945. Ali berharap para alumni SPPI mampu menjadi pemimpin perubahan di daerah penugasan masing-masing.
"Mereka sudah mempunyai dasar ilmu di bidangnya masing-masing, kemudian dilatih di sini dengan mental, tanggung jawab, serta leadership. Diharapkan mereka bisa menjadi pionir atau leader bagi peningkatan pembangunan ekonomi di wilayah tempat penugasan masing-masing, sesuai dengan disiplin ilmu yang mereka miliki," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....