Warga Keluhkan Elektronik Rusak akibat Pemadaman Listrik
- 02 Agt 2026 13:19 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemadaman listrik bergiliran yang terjadi di kawasan Banjarmasin tak hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga memicu kerusakan pada sejumlah peralatan elektronik rumah tangga. Kondisi aliran listrik yang padam dan menyala secara tiba-tiba menjadi penyebab utama maraknya kerusakan tersebut.
Salah seorang warga Banjarmasin, Hendra, mengaku sejumlah barang elektronik di rumahnya kini mengalami kerusakan total. Kulkas hingga beberapa bola lampu mati akibat gangguan tegangan yang terjadi secara berulang.
"Di tempat saya hampir setiap hari padam. Akhirnya ada yang rusak beberapa barang," ujarnya kepada RRI.
Menurut keterangan Hendra, pemadaman listrik yang terjadi di lingkungan rumahnya berlangsung selama tiga hingga enam jam. Ia pun mengharapkan adanya kompensasi, pasalnya ia merasa telah dirugikan dengan kondisi pemadaman listrik ini.
"Kalau bisa kan ada kompensasi pas bayar listrik. Lebih baik lagi kalau ada ganti ruginya barang-barang rusak ini," ucapnya menambahkan.
Sementara itu, menanggapi banyaknya keluhan masyarakat, pihak PLN menegaskan bahwa seluruh pelanggan yang terdampak pemadaman listrik akan mendapatkan kompensasi. Skema penanganan tersebut dipastikan mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM.
Asisten Manajer Transaksi Energi PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani, menegaskan hak seluruh pelanggan terkait pemberian kompensasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa hak kompensasi ini berlaku menyeluruh bagi warga yang terdampak.
"Kompensasi ini untuk semua pelanggan. Selama memang sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Akhyar.
Ia menjelaskan pelanggan pascabayar akan menerima pemotongan biaya beban pada tagihan bulanan. Sementara itu, bagi pelanggan prabayar akan secara otomatis mendapatkan tambahan kode token listrik.
Sebelumnya, pihak PLN mengungkapkan bahwa pemadaman bergiliran terpaksa dilakukan akibat adanya gangguan teknis pada sistem pembangkit listrik. Saat ini proses penanganan teknis terus dilakukan secara bertahap demi memulihkan keandalan pasokan.
Proses pemulihan ini telah dilakukan sejak akhir Juli lalu dan terus berlanjut hingga sejumlah pembangkit akan beroperasi kembali pada awal Agustus. Pihak PLN menargetkan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Kalsel-Teng dapat kembali pulih total pada awal September mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....