Antrean SPBU Mengular, Warga Keluhkan Akses Jalan Tertutup
- 07 Agt 2026 00:25 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Banjarmasin mulai dikeluhkan masyarakat. Warga khawatir kondisi ini menganggu arus lalu lintas, khususnya akses menuju area permukiman di sekitar SPBU.
Di sejumlah titik, kepadatan antrean kendaraan bahkan mengular hingga ke luar area SPBU dalam beberapa hari terakhir. Suasana tersebut salah satunya terlihat di SPBU RE Martadinata, Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat.
Pengendara roda dua maupun roda empat tampak memenuhi badan jalan demi mendapatkan bahan bakar. Kondisi ini mulai menimbulkan keluhan warga lantaran antrean menutup jalur keluar masuk permukiman.
Bahkan sebagai bentuk protes, warga sempat meletakkan kayu serta ban bekas di badan jalan. Aksi tersebut dipicu keresahan masyarakat yang akses jalan utamanya kerap terhalang total.
"Ini kan jalan akses warga. Harusnya memang diperkirakan juga oleh pihak SPBU supaya tidam menutupi jalur keluar masuk," ujar Ketua RT setempat, Markani, Kamis, 6 Agustus 2026.
Markani mengatakan puncak kemacetan kerap terjadi saat pagi dan sore hari. Pada siang hari, antrean cenderung sepi, namun akan kembali mengular saat malam tiba.
"Kita sebenarnya tidak masalah antreannya. Tapi yang kita permasalahkan itu seringkali antrean ini menutupi jalan dan gang yang ada di sekitar sini," katanya menambahkan.
Di sisi lain, para pengendara memilih tetap mengantre lantaran kesulitan mendapatkan BBM di titik SPBU lainnya. Salah seorang pengendara, Romy, mengaku terpaksa bertahan di dalam barisan meski harus menunggu hingga berjam-jam.
"Keliling ke tempat lain tidak dapat juga. Jadi kalau ada SPBU yang ada Pertalite-nya, ya kita lebih pilih ikut antre," katanya.
Sementara itu, saat dimintai konfirmasi, pihak pengelola SPBU belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab antrean panjang tersebut. Pihak manajemen dilaporkan sedang tidak berada di tempat saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....