Kelebihan Ilmu, Warisan Para Nabi yang Lebih Mulia dari Harta

  • 01 Agt 2026 21:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ilmu menjadi bekal yang tidak hanya mengangkat derajat seseorang di dunia, tetapi juga menjadi warisan para nabi yang terus memberikan manfaat sepanjang hayat. Pesan itulah yang mengemuka dalam siaran Hikmah Subuh RRI Pro 4 Banjarmasin, Jumat, 31 Juli 2026, mengangkat tema "Kelebihan Ilmu atas Harta" bersama Penyuluh Agama Ustaz H. Ahmad Syaifullah, S.Th.I dan dipandu presenter Helda.

Mengawali tausiyahnya, Ustaz Syaiful mengutip firman Allah dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11 tentang keutamaan orang berilmu. Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW, "Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya", sebagai pengantar kisah hikmah dari Sayyidina Ali tentang keutamaan ilmu dibandingkan harta.

Menurut Ustaz Syaiful, salah satu alasan ilmu lebih utama adalah karena ilmu merupakan warisan para nabi dan rasul, sedangkan harta hanyalah peninggalan manusia yang bersifat sementara. "Ilmu menjaga pemiliknya, sedangkan harta justru harus dijaga oleh pemiliknya. Dengan ilmu seseorang akan mendapatkan petunjuk dalam menjalani kehidupan, sementara harta bisa habis jika tidak dibarengi ilmu," kata Ustaz Syaiful.

Beliau kemudian menceritakan kisah sepuluh orang Khawarij yang datang bergantian menguji kecerdasan Sayyidina Ali dengan pertanyaan yang sama, yakni mana yang lebih utama antara ilmu dan harta. Sayyidina Ali memberikan jawaban berbeda kepada setiap penanya, di antaranya ilmu merupakan warisan para nabi, ilmu menjaga manusia, serta ilmu membuat seseorang dicintai dan dihormati banyak orang, sedangkan harta sering kali memunculkan iri dan permusuhan.

Dalam penjelasannya, Ustaz Syaiful juga mengisahkan teladan Rabiatul Adawiyah yang hidup sederhana tanpa mengejar kekayaan dunia. Menurut beliau, kemuliaan ilmu dan ketakwaan mampu menjaga seseorang, bahkan mengubah hati seorang pencuri hingga bertaubat dan memilih menjadi murid Rabiatul Adawiyah.

"Orang yang memiliki ilmu akan mendapatkan perlindungan Allah. Ilmu bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga bisa menjadi jalan hidayah bagi orang lain," ujar Ustaz Syaiful.

Pada sesi interaktif, Abah Sofyan dari Pelaihari mengajukan pertanyaan mengenai mana yang lebih mulia, orang yang memiliki banyak ilmu atau banyak harta. Menanggapi hal tersebut, Ustaz Syaiful kembali menegaskan bahwa ilmu memiliki kedudukan yang lebih tinggi karena menjadi warisan para nabi, menjaga pemiliknya, serta menghadirkan manfaat yang terus mengalir kepada banyak orang. Sementara harta bersifat sementara dan memerlukan penjagaan agar tidak hilang ataupun disalahgunakan.

Selain itu, penelpon lain juga menanyakan apakah akhlak lebih dahulu atau ilmu. Ustaz Syaiful menjelaskan bahwa ilmu menjadi dasar seseorang memahami dan mengamalkan akhlak yang baik. Menurut beliau, seseorang dapat berperilaku sesuai tuntunan agama karena terlebih dahulu mengetahui ilmunya.

Menutup tausiyahnya, Ustaz Syaiful mengajak masyarakat untuk lebih bersungguh-sungguh menuntut ilmu agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, harta dapat habis dan berpindah tangan, sedangkan ilmu akan terus memberi manfaat, mengangkat derajat pemiliknya, serta menjadi bekal terbaik menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....