PLN Akui Belum Bisa Jamin Listrik Normal, Banjarmasin Masih Terancam Pemadaman

  • 27 Jul 2026 15:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Warga Kota Banjarmasin masih harus bersabar menghadapi pemadaman listrik bergilir. PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin belum dapat memastikan kapan pasokan listrik benar-benar kembali normal, meski durasi pemadaman dipastikan mulai berkurang dalam beberapa pekan ke depan.

Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, mengungkapkan saat ini langkah yang bisa dilakukan hanya mengurangi lama pemadaman secara bertahap. Seiring selesainya proses pemeliharaan dan perbaikan sejumlah pembangkit listrik.

"Teman-teman pembangkit memberikan informasi bahwa ada pembangkit yang sudah selesai dipelihara. Gangguan perbaikan itu akan masuk sistem hingga durasi pemadaman listrik berkurang dari lima sampai enam jam menjadi tiga jam," ujar Yanuar, Senin, 27 Juli 2026.

Menurutnya, pengurangan durasi pemadaman akan terus dilakukan. Pada periode 5 hingga 10 Agustus 2026, kondisi sistem kelistrikan diproyeksikan semakin membaik sehingga pemadaman bergilir bisa berkurang dari tiga jam hingga tidak lagi diberlakukan.

Meski demikian, Yanuar menegaskan pihaknya belum bisa memberikan jaminan bahwa pemadaman akan benar-benar berakhir karena sistem kelistrikan nantinya masih berada dalam status siaga. Ia mengatakan seluruh tim pembangkit saat ini dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan agar pasokan listrik di Kalimantan Selatan segera pulih sepenuhnya.

"Tapi sewaktu-waktu apabila ada pembangkit yang mengalami gangguan mendadak atau tiba-tiba, maka akan dilakukan manajemen beban atau pemadaman bergilir lagi. Namun tidak keseluruhan yang terdampak, hanya wilayah terbatas yang akan merasakan," ucapnya.

Di sisi lain, Yanuar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan pilihan paling aman untuk mencegah terjadinya pemadaman total yang justru membutuhkan waktu pemulihan jauh lebih lama.

"Jika dipaksakan durasi pendek, maka bisa padam serentak dan penormalannya lama sekali. Paling cepat 15 sampai 24 jam. Karena itu kami menerapkan pemadaman listrik bergilir. Jadi mohon pengertiannya," katanya.

PLN juga mengajak masyarakat ikut membantu menjaga kestabilan sistem dengan mengurangi konsumsi listrik selama masa pemulihan berlangsung. "Pelanggan yang bisa mengurangi pemakaiannya dalam periode per harinya sekitar 30 sampai 40 persen. Itu sangat membantu agar durasi padam kita tidak panjang," ujar Yanuar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....