Pemadaman Listrik Resahkan Pedagang Ikan Hias Banjarmasin
- 02 Agt 2026 13:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi membawa kekhawatiran tersendiri bagi para pelaku usaha, tak terkecuali pemilik usaha ikan hias. Pasalnya, padamnya aliran listrik membuat mesin aerator atau pompa air tidak dapat bekerja sehingga kadar oksigen di dalam akuarium anjlok drastis.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan ikan hias lemas hingga mengalami kematian jika dibiarkan tanpa penanganan. Hal inilah yang dikhawatirkan Yani, salah seorang pedagang ikan hias di kota Banjarmasin.
"Sejauh ini sudah beberapa kali listrik di sini padam. Untungnya kita cepat langsung nyalakan genset," ujar Yani kepada RRI.
Meski hingga saat ini ia belum mengalami kerugian yang cukup besar, namun ia khawatir dengan stok ikan pasokan baru. Pasalnya, kondisi fisik ikan yang baru tiba dari luar daerah masih sangat rentan dan butuh penanganan ekstra.
"Ikan yang baru datang dari Jawa itu kan butuh adaptasi, apalagi setelah dari perjalanan jauh. Kalau pas baru datang terus kena pemadaman listrik, itu yang bikin sangat rentan mati," katanya menambahkan.
Yani pun berharap kondisi pemadaman bergiliran ini dapat segera kembali normal. Langkah ini sangat penting agar pelaku usaha seperti dirinya terhindar dari risiko kerugian materiil akibat pemadaman berulang.
Sementara itu, Asisten Manajer Transaksi Energi PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani, mengungkapkan bahwa saat ini durasi pemadaman listrik sudah mulai berkurang. Langkah pemangkasan ini menyusul kembali beroperasinya pembangkit listrik yang sebelumnya mengalami gangguan teknis.
"Sebelumnya jika pemadaman itu lima hingga enam jam, saat ini pemadaman bisa kita pangkas menjadi tiga hingga empat jam. Jadi sudah ada perbaikan bertahap," katanya.
Sebelumnya, pihak PLN mengungkapkan bahwa pemadaman bergiliran terpaksa dilakukan akibat adanya gangguan teknis pada sistem pembangkit listrik. Saat ini proses penanganan teknis terus dilakukan secara bertahap demi memulihkan keandalan pasokan.
Proses pemulihan ini telah dilakukan sejak akhir Juli lalu dan terus berlanjut hingga sejumlah pembangkit akan beroperasi kembali pada awal Agustus. Pihak PLN menargetkan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Kalsel-Teng dapat kembali pulih total pada awal September mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....