Polisi Usut Penyebab Ambruknya Tiga Unit Rumah di Tatah Makmur

  • 26 Jul 2026 19:00 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjar - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan mendalam guna mengusut penyebab pasti ambruknya tiga unit rumah di Komplek Fadillah Perdana 5, Jalan Tembikar Kanan, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026 tersebut mengakibatkan kerusakan parah serta menelan korban jiwa.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Sumari mengungkapkan, personel kepolisian bersama Tim Inafis Polres Banjar telah diterjunkan ke lokasi usai kejadian. Petugas melakukan pengumpulan bukti lapangan serta memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.

"Kita mengirimkan anggota ke RS untuk melakukan pendataan di sana. Kemudian juga berkoordinasi dengan pihak Inafis Polres Banjar untuk melakukan olah TKP," ujarnya.

Berdasarkan pendataan kepolisian, musibah ini berdampak pada sembilan orang penghuni bangunan. Dari total korban terdampak, lima orang mengalami luka-luka dan seorang remaja berusia 19 tahun bernama Rizki meninggal dunia.

Mengenai pemicu utama robohnya bangunan, pihak kepolisian hingga kini belum menyimpulkan penyebab pastinya. Namun, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bangunan rumah nomor 29 roboh terlebih dahulu sebelum merembet ke unit di sebelahnya.

"Dari keterangan saksi di TKP bahwa rumah nomor 29 yang ambruk terlebih dahulu bagian belakangnya. Kemudian merembet ke rumah yang lain," kata Iptu Sumari.

Sebelumnya, detik-detik ambruknya tiga unit rumah tersebut sempat membuat gempar warga yang berada di sekitar lokasi. Salah seorang warga, Anisa, mengaku saat kejadian dirinya tengah memasak bersama warga lain di seberang lokasi.

"Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, tiba-tiba terdengar suara bunyi retakan. Pas kami keluar dari rumah, bangunan itu sudah roboh semua," ucapnya.

Anisa mengungkapkan, dua dari tiga unit rumah terdampak tersebut berisi para penghuninya saat kejadian. Penghuni di dalam rumah tersebut didominasi oleh anak-anak hingga remaja yang merupakan anak dari para pemilik rumah.

Guna mengantisipasi bahaya susulan serta menjaga keutuhan lokasi selama proses penyelidikan, polisi telah mengamankan area kejadian. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat sekitar agar tidak berada terlalu dekat dengan area reruntuhan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....