Pasca-kecelakaan Maut di Tanah Bumbu, ULM Tarik Mahasiswa KKN-LH

  • 06 Agt 2026 14:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi menarik 13 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Lingkungan Hidup (KKN-LH) dari Desa Batulicin Irigasi, Kabupaten Tanah Bumbu. Langkah penarikan ini diambil sebagai tindak lanjut pasca-insiden kecelakaan lalu lintas maut yang menewaskan sejumlah mahasiswa pada Sabtu lalu, 1 Agustus 2026.

Sebelumnya peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan mahasiswa bersama aparat desa setempat dalam perjalanan menuju objek wisata Sungai Alut usai menghadiri acara syukuran di Desa Bulurejo. Namun, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan parah yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.

Dua mahasiswa ULM yang gugur dalam insiden ini adalah Abdi Cahaya Girsang dari Fakultas Kehutanan dan Muhammad Ramadhani dari Fakultas Perikanan dan Kelautan. Selain itu, musibah ini juga merenggut nyawa tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel serta satu anggota karang taruna setempat.

Sementara itu, satu korban selamat atas nama Muhammad Fahrizal Hasbi saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ulin Banjarmasin. Juru Bicara ULM, Novaria Maulina, mengonfirmasi bahwa penarikan sisa anggota kelompok dilakukan demi memulihkan kondisi psikologis para mahasiswa.

"Sebagai bentuk perlindungan dan pendampingan bagi mahasiswa yang terdampak, ULM melakukan penarikan seluruh mahasiswa peserta KKN-LH. Penarian ini khusus kelompok Desa Batulicin Irigasi," ujarnya.

Kebijakan penarikan tersebut difokuskan agar para peserta KKN dapat memulihkan diri dari trauma di bawah pendampingan keluarga masing-masing. Pihak kampus melalui Tim Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) juga berkomitmen memberikan layanan kesehatan mental dan trauma healing secara berkesinambungan.

Seluruh biaya penanganan musibah dan perawatan korban dipastikan ditanggung bersama oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan pihak ULM. Di samping itu, ULM terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian guna mendukung proses penyelidikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....