Tinggal Sendirian, Pria Paruh Baya jadi Korban Jiwa Kebakaran Handil Bakti

  • 03 Agt 2026 00:03 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Insiden kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Komplek Persada Permai Baru 2 Handil Bakti Kecamatan Alalak Barito Kuala meninggalkan duka bagi keluarga korban. Seorang pria bernama Abdul Qadir Jailani berusia 47 tahun dilaporkan tewas terjebak api dalam musibah tersebut.

Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.10 Wita itu berlangsung sangat cepat hingga menghanguskan hampir seluruh isi rumah. Sebelumnya tidak diketahui adanya korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut.

Kakak korban, Syahmandari mengungkapkan sempat mencari korban saat kebakaran terjadi. Pasalnya pria yang diketahui tinggal seorang diri tersebut tidak muncul di tengah kerumunan petugas dan warga yang tengah berupaya memadamkan api.

"Kita berharap dia tidak di dalam pas kejadian itu. Makanya kita sempat mencari dia, tapi tidak ketemu juga," ujarnya saat ditemui pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Pihak petugas sempat mengonfirmasi kemungkinan adanya korban di dalam bangunan yang terbakar tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan Abdul Qadir yang bekerja sebagai buruh bangunan tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Setelah api padam baru akhirnya ketahuan ternyata adik saya masih di dalam. Posisinya di ujung kamar waktu ditemukan," ucap Syahmandari menambahkan.

Usai ditemukan, jenazah kemudian ditangani oleh pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian. Jenazah sempat dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani visum sebelum akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga di kawasan Banjarbaru.

Sebelumnya berdasarkan keterangan salah seorang warga sekitar, Mahdi, warga baru menyadari adanya api saat kondisinya sudah membesar. Ia yang tinggal tepat di samping rumah terbakar tersebut mengaku hanya bisa bergegas menyelamatkan diri dan keluarganya.

"Awalnya ada suara berisik seperti hujan. Pas sudah saya cek ternyata ada kebakaran dan apinya sudah besar," katanya.

Dalam kejadian tersebut rumah Mahdi sempat terdampak pada bagian atap yang terbakar akibat kobaran api. Sebagian kaca jendela juga pecah akibat hawa panas dari api tersebut.

"Alhamdulillah selamat dan tidak banyak terdampak. Karena bangunannya juga bata, jadi tidak mudah terbakar," ujarnya.

Hingga saat ini pihak berwajib masih menyelidiki penyebab pasti dari kejadian kebakaran tersebut. Garis polisi masih terpasang guna mencegah adanya masyarakat yang memasuki lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....