Guru SLB di Kalimantan Selatan Terbatas
- 23 Jul 2026 12:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - kekurangan tenaga pendidik di sekolah luar biasa masih menjadi tantangan dalam pengembangan pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan. Kondisi ini dinilai mempengaruhi kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, terutama karena masih terbatasnya guru yang memiliki latar belakang pendidikan luar biasa. Kamis 23 Juli 2026
Kebutuhan tenaga pendidik pada jenjang SLB dinilai lebih kompleks dibandingkan sekolah reguler. Selain menguasai materi pembelajaran, guru juga memiliki kompetensi khusus dalam mendampingi peserta didik dengan beragam kebutuhan sehingga lulusan PLB menjadi elemen penting.
Ketua PIK POTADS Kalimantan Selatan, Sigit Bayu Adhi, mengatakan keterbatasan sekolah lanjutan bagi anak berkebutuhan khusus salah satunya dipengaruhi minimnya tenaga pendidik yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan khusus. Keberadaan guru pendamping menjadi faktor utama untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhannya.
“Pemenuhan tenaga kompetensi PLB perlu menjadi perhatian bersama agar akses pendidikan inklusif semakin merata. Dengan dukungan tenaga pendidik yang memadai, anak berkebutuhan khusus besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.
Berdasarkan data dinas pendidikan dan kebudayaan Kalimantan Selatan, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.140 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 408 pada jenjang SLB, sedangkan 212 guru untuk SMA dan 520 untuk SMK yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Kalimantan Selatan, Dedi Hidayat, ST., MT., mengatakan pemenuhan kebutuhan masih menghadapi kendala karena proses pengadaan aparatur harus mengikuti regulasi pemerintah pusat. “Akan tetapi, pemerintah daerah terus berupa mencari solusi agar kekurangan tenaga pendidik dapat terpenuhi secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku,” ucapnya.
Pihaknya berharap dukungan pemerintah pusat melalui mekanisme pengadaan aparatur dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan guru termasuk guru berlatar belakang pendidikan luar biasa. Pemerataan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kalimantan dapat semakin optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....