Kunker ke Kalsel, Menag Nasaruddin Umar Dijadwalkan Hadiri Dua Agenda Keagamaan

  • 07 Agt 2026 19:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. K.H. Nasaruddin Umar, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan. Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut dijadwalkan tiba di Kota Banjarmasin pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Kedatangan Menag RI ini bertepatan dengan semarak rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-76. Selama berada di Banua, Menag dijadwalkan akan mengikuti dua agenda besar keagamaan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, menyebut agenda pertama berpusat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Pertemuan silaturahmi tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 700 tokoh dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Utara.

"Pertemuan ini melibatkan jajaran tokoh agama, lintas agama, tokoh adat, serta perwakilan pemuda. Berbagai pimpinan organisasi keagamaan se-Kalimantan juga turut hadir," ujarnya pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Perwakilan organisasi besar yang akan hadir di antaranya dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, MUI, Baznas, Badan Wakaf Indonesia, hingga Dewan Masjid Indonesia. Selain itu, jajaran guru madrasah dan pengasuh pondok pesantren turut diundang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, agenda utama kedua dijadwalkan berlangsung di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Dalam kesempatan tersebut, Menag akan menyampaikan ceramah dalam gelaran Tablig Akbar yang diperkirakan dihadiri hingga 7.000 jemaah.

"Seluruh persiapan dan koordinasi teknis penyambutan Menteri Agama sudah kami matangkan. Harapan kita bersama rangkaian kegiatan beliau di Kalsel dapat berjalan lancar," ucap Tambrin menambahkan.

Tambrin menegaskan bahwa kehadiran Menag RI menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi masyarakat di seluruh kawasan Kalimantan. Selain itu, agenda ini menjadi simbol sinergi bersama dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih inklusif dan religius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....