Penyaluran Transfer ke Daerah di Kalsel Capai Rp9,58 Triliun
- 09 Agt 2026 21:11 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penyaluran Transfer ke Daerah di Kalimantan Selatan hingga Juni 2026 Rp9,58 triliun atau 52,75% dari total Pagu Rp18,17 triliun. Penyaluran ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, penyediaan layanan publik, dan penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah.
Kepala DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan capaian penyaluran TKD masih menunjukkan perbedaan antar wilayah. Kabupaten Barito Kuala mencatat realisasi tertinggi 56,58% dari Pagu, sedangkan kabupaten Balangan menjadi daerah dengan realisasi terendah 48,51%.
“Berdasarkan jenisnya, penyaluran TKD masih didominasi Dana Alokasi Umum. Realisasi DAU mencapai Rp6,15 triliun atau 56,80% dari Pagu Rp10,82 triliun, juga menjadi komponen terbesar dalam penyaluran TKD Kalsel,” ujarnya.
Sementara itu, Dana Bagi Hasil terealisasiRp1,62 triliun atau 39,72% dari pagu Rp4,09 triliun. Mayoritas penyaluran DBH berasal DBH sumber daya alam mineral dan batu bara yang mencapai Rp1,35 triliun atau 83,09% dari total penyaluran DBH.
Untuk Dana Alokasi Khusus Fisik, realisasinya Rp10,43 miliar atau 18,51 % dari pagu Rp56,31 miliar. Penyaluran telah dilakukan di kabupaten Banjar, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Barito Kuala, Banjarbaru dan balangan
“ DAK Nonfisik telah terealisasi Rp1,35 triliun atau 50,48%dari pagu Rp2,67 triliun. Penyaluran ini terutama tunjangan guru ASN daerah Rp785,57 miliar dan bantuan operasional satuan pendidikan Rp410,05 miliar,” ucapnya.
Sementara itu, dana desa telah tersalurkanRp454,60 miliar atau 85,81% dari pagu Rp531,65 miliar hingga akhir Juni 2026. Dari 1.871 desa penerima penyaluran dana desa tahap pertama masih menyisakan satu desa, tahap dua telah disalurkan 1.385 desa dari tiga pemerintah daerah HST, HSS, Tabalong telah menuntaskan penyalurannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....