Hari Anak Nasional, Mengingat Sejarah dan Maknanya
- 23 Jul 2026 09:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak, perlindungan, dan kesejahteraan anak. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus memperoleh kesempatan tumbuh, berkembang, belajar, dan hidup dalam lingkungan yang aman serta sehat.
Hari Anak Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 19 Juli 1984. Pemerintah menetapkan tanggal 23 Juli karena bertepatan dengan hari pengesahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, yang menjadi landasan hukum pertama mengenai pemenuhan hak dan kesejahteraan anak di Indonesia.
Peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Negara, pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam memastikan setiap anak tumbuh tanpa kekerasan, diskriminasi, maupun eksploitasi.
Mengacu pada Pedoman Hari Anak Nasional 2026 yang diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), tema utama Hari Anak Nasional ke-42 tahun ini adalah "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan." Tema tersebut menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan yang sama untuk menggapai masa depan yang lebih baik.
Tema tersebut juga mengandung pesan bahwa membangun masa depan Indonesia tidak hanya melalui pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dengan memastikan anak-anak memperoleh pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, lingkungan yang aman, serta ruang digital yang sehat. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat Gerakan Nasional #RamahAmanNyamanAnak (RANA) sebagai bagian dari implementasi Hari Anak Nasional 2026.
Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bangsa adalah investasi pada anak. Pendidikan yang bermutu, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, serta penguatan karakter sejak dini menjadi bekal penting dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menyongsong Indonesia Emas 2045.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional setiap 23 Juli, seluruh elemen bangsa diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam memenuhi hak-hak anak. Sebab, anak yang tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, dan bahagia hari ini akan menjadi fondasi lahirnya Indonesia yang maju, berdaya saing, dan sejahtera pada masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....