Media Massa Dinilai Kian Strategis Tangkal Disinformasi
- 21 Jul 2026 08:53 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi melalui berbagai platform yang semakin mudah diakses. Di tengah derasnya arus informasi tersebut, media massa dinilai semakin strategis dalam menjaga informasi yang diterima masyarakat. Senin, 20 Juli 2026.
Komisi informasi Provinsi Kalimantan Selatan menilai media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh fakta yang akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peran tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya penyebaran hoax dan konten yang belum melalui proses verifikasi.
Komisioner Komisi Informasi Kalsel Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Dr. Yati Nurhayati, S.H., M.H., mengatakan berbagai pelanggaran di ruang digital saat ini tidak hanya berkaitan dengan etika jurnalistik, tetapi juga menyentuh aspek hukum. Sejumlah konten berpotensi melanggar undang-undang data pribadi atau ketentuan pidana lainnya apabila dipublikasikan tanpa memperhatikan aturan yang berlaku.
“Peran wartawan dan media telah mengalami perubahan seiring perkembangan zaman. Jika sebelumnya media lebih berfokus menyampaikan informasi, kini media juga memiliki tanggung jawab meluruskan informasi yang keliru,” ujarnya
Ia menambahkan, Komisi Informasi memiliki tugas mengawal badan publik agar menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudahan akses informasi di era digital, membuat masyarakat dengan cepat menelusuri rekam jejak atau kinerja badan publik sehingga penyampaian informasi yang benar menjadi sangat penting.
“Sinergi antara badan publik, media dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan ekosistem informasi yang baik. Keterbukaan informasi yang diiringi pemberitaan akurat diyakini mampu menciptakan kepercayaan publik,” ucapnya.
Dalam kondisi tersebut, sinergi antara badan publik, media, dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Keterbukaan informasi yang diiringi pemberitaan akurat diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mencegah berkembangnya spekulasi yang dapat merugikan berbagai pihak.
Pihaknya berharap masyarakat semakin bijak dalam memilih sumber informasi dengan mengutamakan media arus utama yang mengedepankan kode etik jurnalistik. Selain itu, kalau antara media, komisi informasi, badan publik dan juga masyarakat diharapkan terus diperkuat ruang informasi terpercaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....