Dinsos Banjarmasin Ingatkan Warga Waspadai Hoaks Bansos
- 21 Jul 2026 08:24 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Masyarakat diminta lebih waspada terhadap berbagai informasi bantuan sosial (bansos) yang beredar di media sosial. Pasalnya, masih banyak oknum yang mengatasnamakan instansi pemerintah untuk menyebarkan informasi palsu demi menipu masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Pekerja Sosial Ahli Muda Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Rachmanita Hartono, S.Psi., dalam acara Indonesia Cerdas di RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 1 Juli 2026. Menurutnya, masyarakat perlu mengenali kanal resmi pemerintah agar tidak menjadi korban hoaks.
“Pada dasarnya akun pemerintah menggunakan domain dan identitas resmi pemerintah,” ujarnya. “Karena itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap akun atau tautan yang tidak jelas sumbernya.”
Rachmanita menjelaskan, masyarakat dapat memverifikasi informasi melalui akun resmi kementerian maupun pemerintah daerah. Langkah tersebut penting untuk memastikan informasi yang diterima benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Hoaks yang sering diterima masyarakat biasanya berasal dari oknum yang mengatasnamakan Dinas Sosial,” ujarnya. “Modus ini kerap memanfaatkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan bantuan secara cepat.”
Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial memiliki prosedur yang jelas dan tidak dilakukan secara instan. Proses tersebut dimulai dari pengusulan, verifikasi, penetapan penerima, hingga penyaluran bantuan.
“Bansos tidak bisa diberikan secara langsung hanya karena seseorang menyerahkan uang kepada oknum tertentu,” ujarnya. “Sistem penyaluran bantuan sosial memiliki mekanisme resmi yang harus dilalui.”
Rachmanita mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Dengan mengenali sumber informasi yang resmi, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial.
“Kita harus berhati-hati dan mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang hoaks,” ujarnya. “Jangan mudah percaya sebelum melakukan pengecekan kepada sumber resmi.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....