Ketakwaan Datangkan Keberkahan, Maksiat Sebabkan Kerusakan

  • 09 Jul 2026 15:55 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dalam kajian Kitab Irsyadul Ibad, umat Islam diingatkan bahwa ketakwaan merupakan salah satu sebab datangnya keberkahan. Sebaliknya, perbuatan maksiat menjadi penyebab berbagai bentuk kerusakan dalam kehidupan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Abu Bakar, S.Ag dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 9 Juli 2026. Menurutnya, pembahasan Kitab Irsyadul Ibad diawali dengan bab thaharah yang tidak hanya membahas kesucian lahir, tetapi juga kebersihan hati.

“Selain bersih dari hadas dan najis yang tampak, seorang Muslim juga wajib membersihkan kotoran di hati yang tidak terlihat,” ujar Ustaz Abu Bakar. “Agar sifat-sifat buruk seperti ujub, sombong, hasad, dan riya tidak merusak amal ibadah.”

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur'an Surah Ar-Rum ayat 41 menerangkan kerusakan di darat dan di laut terjadi akibat perbuatan manusia. Allah Swt memperlihatkan sebagian akibat dari perbuatan tersebut agar manusia kembali ke jalan yang benar.

“Allah memperlihatkan sebagian akibat dari perbuatan itu agar manusia kembali ke jalan yang benar,” kata Ustaz Abu Bakar. “Ayat tersebut menjadi pengingat agar manusia segera bertaubat dan memperbaiki diri.”

Menurutnya, perbuatan syirik merupakan dosa terbesar karena merusak akidah dan menghapus pahala amal. Selain itu, meninggalkan shalat juga dapat merusak hubungan seorang hamba dengan Allah Swt serta membuka pintu berbagai kemaksiatan yang menghilangkan keberkahan hidup.

“Dosa dusta, ghibah, riba, zina, minuman keras, hingga korupsi yang dianggap sepele dan terus-menerus dilakukan akan menjadi penyebab datangnya murka Allah,” ujarnya. “Karena itu, setiap Muslim harus berusaha menjauhi segala bentuk maksiat.”

Ustaz Abu Bakar menambahkan bahwa kezaliman terhadap sesama juga menjadi penyebab kerusakan yang harus dihindari. Ia mengutip hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa kezaliman akan menjadi kegelapan pada hari kiamat serta mengingatkan pentingnya amar makruf nahi mungkar agar kemungkaran tidak semakin meluas.

“Mari kita jauhi maksiat dengan memperkuat tauhid, menjaga shalat, memperbanyak istighfar, dan saling menasihati dalam kebenaran,” ucapnya. “Semoga Allah Swt menjaga diri, keluarga, dan negeri kita dari segala bentuk kerusakan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....