PLN Kalselteng Ungkap Gangguan Enam Pembangkit Listrik Swasta

  • 03 Jul 2026 16:13 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengungkap penyebab terganggunya pasokan listrik di Kalimantan Selatan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPRD Kalsel, Kamis 2 Juli 2026. Gangguan berasal dari enam pembangkit listrik swasta yang menjadi bagian dari sistem interkoneksi kelistrikan.

General Manager PT PLN UID Kalselteng, Iwan Sulistijono, menjelaskan kerusakan tidak terjadi secara bersamaan. Menurutnya, gangguan itu muncul secara bergantian di masing-masing pembangkit.

“Kalau ditotal, kira-kira semua ada 11 pembangkit yang mengalami kerusakan, dan ini bukan bersamaan, melainkan bergantian. Kami berharap tidak ada gangguan tambahan selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Iwan.

PLN menyebut pembangkit yang mengalami gangguan meliputi PT Indonesia Energi Dinamika, PT SKS Listrik Kalimantan, PT Indo Ridlatama Power, PT Cahaya Fajar Kaltim, PT Graha Power Kaltim, dan PT Cahaya Banjar Kaltim. Gangguan ini menyebabkan kemampuan pasokan listrik sistem Kalimantan Selatan menurun, sehingga PLN menerapkan langkah pengamanan sistem, termasuk pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.

PLN memastikan proses perbaikan terus berjalan hingga seluruh sistem kembali normal. Perusahaan menargetkan pemulihan seluruh gangguan dapat diselesaikan pada akhir September 2026.

Sebagai langkah jangka pendek, mulai Jumat 3 Juli 2026, sistem kelistrikan ditetapkan dalam status siaga. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mengurangi potensi pemadaman selama masa perbaikan.

“Siaga itu kita tidak padam, tetapi cadangan listrik kecil sekali. Mudah-mudahan kita berdoa saja tidak ada gangguan gitu saja,” ucapnya, saat diwawancarai usai rapat.

Komisi III DPRD Kalimantan Selatan meminta PLN mempercepat normalisasi sistem serta memberikan informasi yang terbuka kepada masyarakat. DPRD juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap keandalan pembangkit listrik agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....