Listrik Padam, Air Ikut Seret! PAM Bandarmasih Bakar Solar Demi Jaga Distribusi
- 03 Jul 2026 11:23 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemadaman listrik bergilir oleh PLN di Kota Banjarmasin sekarang berdampak langsung terhadap distribusi air bersih. PAM Bandarmasih mengakui pasokan air kepada pelanggan ikut terganggu lantaran seluruh proses produksi hingga distribusi sangat bergantung pada pasokan listrik.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan, PAM Bandarmasih terpaksa mengoperasikan mesin genset di sejumlah instalasi pengolahan air. Namun, langkah darurat tersebut membuat perusahaan harus menanggung lonjakan biaya operasional akibat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan pihaknya tidak memiliki banyak pilihan selain mengandalkan genset setiap kali terjadi pemadaman listrik. "Kita semua bergantung pada listrik. Untuk mengatasinya kami memiliki genset, apabila listrik mati langsung menyala," ujar Zulbadi.
Meski genset mampu menjaga proses produksi tetap berlangsung, Zulbadi mengakui perpindahan dari listrik utama ke sumber daya cadangan tidak bisa dilakukan secara instan. Kondisi itu menyebabkan proses pemulihan tekanan air hingga distribusi ke pelanggan membutuhkan waktu lebih lama dibanding kondisi normal.
Selain berdampak terhadap pelayanan, penggunaan genset secara terus-menerus juga memicu pembengkakan biaya operasional perusahaan. Pasalnya, seluruh mesin cadangan menggunakan BBM solar yang harus disiapkan setiap kali terjadi pemadaman listrik.
PAM Bandarmasih pun berharap kondisi kelistrikan di Banjarmasin segera kembali stabil agar proses produksi dan distribusi air bersih dapat berjalan normal tanpa harus bergantung pada genset. "Kami berharap pasokan listrik kembali normal. Sehingga produksi maupun distribusi air bersih bisa berjalan optimal dan biaya operasional tidak semakin membengkak," harap Zulbadi.
Dengan kondisi kelistrikan yang belum sepenuhnya stabil, PAM Bandarmasih memastikan tetap berupaya menjaga kontinuitas layanan kepada pelanggan. Namun, perusahaan mengingatkan bahwa gangguan listrik yang berulang berpotensi memengaruhi tekanan maupun waktu distribusi air di sejumlah wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....