Aksi Susur Sungai Pulihkan Ekosistem Sungai Balangan

  • 22 Jun 2026 12:39 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Komunitas Jelajah Balangan kembali menggelar aksi penyelamatan lingkungan sungai melalui agenda Babarasih Aliran Sungai Balangan (BASARUAN) 4 di Desa Balang, Kecamatan Paringin. Gerakan ini digelar bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Kegiatan yang berfokus pada pemulihan ekosistem perairan dari hulu ke hilir berlangsung dua hari pelaksanaan pada 20 hingga 21 Juni 2026. Aksi ini dilakukan melalui metode pengarungan sungai menggunakan rakit bambu atau lanting sambil memilah sampah serta penanaman pohon di bantaran dan pelepasan benih ikan.

Ketua Pelaksana BASARUAN 4, Muhammad Anas Alfatihah, menjelaskan pada hari pertama, fokus gerakan diarahkan pada penguatan struktur tanah dengan menanam sekitar 100 bibit pohon. Langkah ini dinilai penting untuk menekan laju erosi di sepanjang aliran sungai.

"Pada hari kedua, kami melanjutkan pengarungan sungai sekaligus pemilahan sampah. Sampah plastik menjadi salah satu fokus utama yang nantinya akan ditimbang dan dimanfaatkan kembali," katanya Minggu, 21 Juni 2026.

Aksi susur sungai kali ini melibatkan sedikitnya 18 lanting peserta yang menyisir aliran air hingga titik akhir di Desa Kusambi Hulu, Kecamatan Lampihong. Anas berharap gerakan swadaya ini bisa mendapat dukungan sarana yang lebih memadai ke depannya.

"Harapan kami ke depan, sarana dan prasarana pendukung dapat ditingkatkan. Kalau begitu semakin banyak masyarakat, komunitas, maupun LSM yang terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan," ucapnya.

Ia juga menyerukan kepada masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang bantaran, untuk mengubah pola perilaku terhadap sungai. Perlindungan tepian sungai dan pengelolaan limbah rumah tangga menjadi kunci agar Sungai Balangan tidak semakin terdegradasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah turut mengapresiasi metode edukasi langsung yang diterapkan oleh komunitas. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Muhammad Nor, menilai keterlibatan aktif peserta dalam memilah sampah di atas lanting memberikan pengalaman ekologis yang kuat.

"Selain mengikuti pengarungan menggunakan lanting, para peserta juga melakukan pemilahan sampah yang ditemukan di sepanjang aliran sungai. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh untuk menjaga kebersihan sungai," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....