Antisipasi Banjir Aksi Basaruan 4 Bersihkan Aliran Sungai Balangan

  • 22 Jun 2026 08:57 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Daerah Aliran Sungai (DAS) Balangan kini menjadi fokus pencegahan risiko bencana banjir dan longsor. Guna mengantisipasi ancaman tersebut, aksi pembersihan sungai bertajuk Babarasih Aliran Sungai Balangan (BASARUAN) ke-4 digelar di Desa Balang, Kabupaten Balangan.

Agenda yang berlangsung pada 20 hingga 21 Juni 2026 ini berfokus pada pembersihan sampah sungai dan pemulihan lingkungan. Hal ini mengingat kebersihan sungai berdampak langsung pada daya tampung air saat intensitas air sedang tinggi.

Sekretaris Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Kabupaten Balangan, Surya Dharma, menegaskan kelestarian sungai adalah benteng utama pertahanan wilayah dari bencana alam. Menurutnya, daerah resapan air yang rusak di sepanjang pemukiman warga menjadi pemicu utama luapan air.

“Mengikuti dan mendukung kegiatan Basaruan ini adalah bagian dari upaya kami bersama menjaga daerah aliran sungai. Sungai yang bersih dan daerah resapan yang terjaga akan mengurangi risiko banjir dan longsor saat musim hujan,” ujarnya, Minggu, 21 Juni 2026.

Sebagai langkah jangka panjang mitigasi longsor, kawasan bantaran Sungai juga ditanami bibit pohon untuk memperkuat struktur tanah. Langkah penghijauan ini sekaligus menjadi bagian dari menjaga sungai dari proses degradasi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan menyatakan menjaga sungai dari pendangkalan merupakan langmah mitigasi yang harus dilakukan sejak dini. Upaya penanganan bencana tidak akan maksimal tanpa adanya kesadaran bersama untuk menjaga aliran sungai.

“BPBD Balangan berkomitmen hadir tidak hanya saat tanggap darurat, tapi juga pada tahap pencegahan. Kegiatan seperti ini adalah investasi pengurangan risiko bencana jangka panjang,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi.

Melalui aksi kolaboratif ini, ancaman bencana hidrometeorologi di Kabupaten Balangan diharapkan dapat ditekan. Keterlibatan aktif elemen masyarakat dan komunitas kebencanaan menjadi modal penting dalam merawat fungsi sungai secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....