Banjir Rob Kembali Rendam Sejumlah Jalan di Banjarmasin

  • 19 Jun 2026 14:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Banjir rob kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin, Kamis 18 Juni 2026. Pantauan langsung di kawasan Belitung Darat, air mulai menggenangi badan jalan sekitar pukul 11.30 WITA akibat meningkatnya pasang air sungai.

Kondisi ini menjadi perhatian warga, mengingat banjir rob kini terjadi lebih sering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya genangan rob lebih sering terjadi menjelang akhir tahun, terutama pada November hingga Desember, saat ini fenomena tersebut mulai muncul secara berkala sejak awal tahun.

Warga menyebut, hampir setiap beberapa bulan sekali air kembali naik ketika kondisi pasang sungai meningkat. Hal tersebut membuat masyarakat harus lebih waspada terhadap dampak genangan yang masuk ke kawasan permukiman maupun usaha.

Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah berada di Jalan Rawasari dan sekitarnya. Wilayah tersebut menjadi langganan genangan karena kondisi permukaan tanah yang lebih rendah dibandingkan kawasan lainnya.

Meski biasanya air akan kembali surut setelah beberapa jam, kondisi tersebut tetap menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, terutama pelaku usaha yang berada di kawasan terdampak.

Salah seorang karyawan warung makan khas Banjar di pinggiran jalan terdampak, Jumiati, mengatakan pemilik usaha terpaksa melakukan penyesuaian dengan meninggikan lantai warung agar aktivitas pelanggan tetap nyaman saat banjir rob terjadi.

“Terpaksa lantainya ditinggikan supaya pelanggan yang datang makan tidak kebasahan. Sekarang bingung juga, beberapa bulan sekali naik lagi pasang sungainya,” ujar Jumiati.

Menurutnya, kondisi air pasang yang datang berulang membuat pelaku usaha harus terus beradaptasi agar kegiatan ekonomi tetap berjalan.

Banjir rob menjadi salah satu persoalan yang terus dihadapi Kota Banjarmasin sebagai wilayah yang berada di kawasan dataran rendah dan dipengaruhi kondisi pasang surut sungai. Masyarakat berharap ada langkah penanganan berkelanjutan agar dampak genangan tidak semakin mengganggu aktivitas warga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....