Sepi Peminat, Sejumlah SD Negeri di Banjarmasin Kembali Kekurangan Siswa

  • 04 Jul 2026 14:23 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Fenomena kekurangan pendaftar dalam masa penerimaan murid baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 kembali terjadi di Kota Banjarmasin. Kondisi memprihatinkan ini masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi dunia pendidikan kota.

Hingga berakhirnya masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), sejumlah sekolah dilaporkan kembali gagal memenuhi kuota tampung siswa yang disediakan. Di SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin misalnya, pihak sekolah tercatat baru mendapatkan 1 orang pendaftar.

Plt Kepala SDN Teluk Dalam 10, Arif Rahman Hakim, menyebut pihak sekolah sebenarnya menyediakan kuota untuk 28 siswa atau satu rombongan belajar (rombel) pada tahun ini. Namun, hingga akhir masa pendaftaran ditutup, jumlah siswa yang masuk belum juga mengalami peningkatan.

"Baik secara online maupun offline masih tercatat satu orang murid. Sementara itu yang baru kami dapatkan," ujarnya kepada RRI, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurut Arif, tantangan serupa juga dirasakan pada tahun lalu di mana siswa kelas 1 tercatat hanya berjumlah 6 orang saat tahun ajaran baru dimulai. Dirinya pun berharap angka pendaftar yang minim pada tahun ini masih bisa bertambah seiring berjalannya waktu.

"Pada tahun lalu itu pendaftarnya banyak masuk di akhir. Sehingga kami usahakan tahun ini semoga bisa bertambah dan kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk langkah ke depannya," ucapnya menambahkan.

Kondisi ini dirasa semakin memprihatinkan mengingat jumlah total siswa secara keseluruhan di sekolah tersebut pada tahun lalu hanya sebanyak 25 orang. Minimnya jumlah pendaftar baru otomatis membuat sekolah ini menghadapi krisis kekurangan siswa.

Kondisi yang hampir serupa turut terjadi di SDN Kuin Selatan 5 Banjarmasin. Salah seorang guru, Muhammad Amin, mengatakan pada tahun ini pihak sekolah setidaknya sudah mengantongi data 11 orang pendaftar.

"Tapi sementara masih ada sebagian yang belum melakukan daftar ulang. Jadi angka ini masih angka sementara," katanya.

Angka pendaftaran tersebut diklaim mengalami sedikit peningkatan jika dibandingkan tahun lalu yang hanya mencatatkan 7 orang siswa baru saat awal tahun ajaran. Pihak sekolah pun memprediksi jumlah ini masih akan terus bertambah sebelum aktivitas sekolah dimulai.

"Memang ada beberapa orang tua yang masih menghubungi pihak panitia pendaftaran di sini. Kami coba targetkan sedikitnya bisa menjaring 20 siswa baru pada tahun ini," kata Amin.

Berbagai faktor klasik dinilai masih menjadi pemicu utama sepinya peminat di kedua sekolah tersebut. Persoalan jarak antar-sekolah yang terlalu berdekatan hingga terbatasnya usia produktif anak-anak di lingkungan sekitar masih menjadi tantangan berat.

Sementara itu, berdasarkan data pada pelaksanaan penerimaan siswa tahun 2025 lalu, tercatat ada 117 SD Negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin yang mengalami kekurangan siswa. Bahkan, sebagian sekolah di antaranya dilaporkan nyaris tidak memperoleh pendaftar sama sekali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....