Kuliner dan Emas Picu Inflasi Bulanan Banjarmasin pada Mei 2026

  • 08 Jun 2026 07:26 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin mencatatkan inflasi sebesar 0,31 persen secara bulan ke bulan (month-to-month) pada Mei 2026 terhadap April 2026. Angka ini mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, yang justru mengalami deflasi sebesar -0,01 persen.

Kepala BPS Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, menerangkan beberapa komoditas pada kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran menjadi motor utama pendorong inflasi pada bulan ini. Inflasi pada kelompok tersebut tercatat mencapai 1,48 persen, dengan andil terhadap inflasi total sebesar 0,18 persen.

"Dalam kelompok ini, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi yaitu teh siap saji, nasi dengan lauk, dan martabak. Selain itu, bakso siap santap dan batagor juga turut menyumbang inflasi pada kelompok tersebut," ujar Sukma dalam rilis resminya.

Selain sektor kuliner, tren kenaikan harga juga dipicu oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencatatkan inflasi sebesar 1,24 persen dengan andil sebesar 0,13 persen. Menurut Sukma, komoditas emas perhiasan dari kelompok ini menjadi salah satu pendorong utama inflasi, di samping komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng.

Meski beberapa sektor mengalami kenaikan, laju inflasi pada bulan Mei ini masih dapat tertahan berkat adanya penurunan harga (deflasi) pada kelompok pengeluaran lainnya. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau justru mengalami deflasi sebesar -0,38 persen dengan andil deflasi sebesar -0,10 persen.

"Untuk komoditas penahan inflasi, angka deflasi pada komoditas daging ayam ras mengalami penurunan harga yang cukup dalam. Dari data kami deflasi tercatat sebesar -0,20 persen," kata Sukma menambahkan.

Selain daging ayam ras, sejumlah komoditas lain juga turut menjadi penahan laju inflasi bulanan ini. Mulai dari udang basah, ikan nila, telur ayam ras, hingga penurunan tarif pada sektor angkutan udara.

Catatan inflasi bulanan ini menempatkan Kota Banjarmasin sebagai daerah dengan tingkat inflasi tertinggi kedua di Provinsi Kalimantan Selatan pada Mei 2026. Sementara itu, posisi pertama ditempati oleh Kabupaten Kotabaru yang mencatatkan inflasi bulanan sebesar 0,49 persen.

Di sisi lain, BPS Kota Banjarmasin juga merilis data inflasi tahun ke tahun (year-on-year) Mei 2026 terhadap Mei 2025 yang tercatat sebesar 3,96 persen. Sedangkan untuk inflasi tahun kalender (year-to-date) Mei 2026 terhadap Desember 2025 berada di angka 1,42 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....