Neraca Perdagangan Kalsel Surplus US$929,42 Juta

  • 24 Mei 2026 12:40 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Perekonomian Kalimantan Selatan terus menunjukkan ketahanan yang kuat hingga penghujung Triwulan I tahun 2026. Hal ini tercermin dari neraca perdagangan Kalsel pada Maret 2026 yang kembali mencatatkan surplus signifikan US$929,42 juta. Sabtu, 23 Mei 2026.

Capaian surplus ini menunjukkan pertumbuhan positif 12,56% secara tahunan, berbalik arah dari tren kontraksi yang terjadi pada bulan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan aktivitas perdagangan luar negeri Kalsel tetep tumbuh di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, menyampaikan kinerja tersebut didorong nilai ekspor US$1.102,74 juta atau tumbuh 15,8 % secara tahunan. Peningkatan ekspor terutama berasal dari kenaikan volume batu bara yang menjadi komoditas utama dengan kontribusi lebih dari 50% terhadap total ekspor daerah.

“Di sisi lain, nilai impor juga mengalami kenaikan cukup tinggi 36,3 persen menjadi US$173,32 juta. Peningkatan ini dipengaruhi tingginya permintaan terhadap minyak petroleum dan mesin pengolahan hasil tambang yang mendukung aktivitas industri,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi harga, tekanan inflasi di Kalsel mulai menunjukkan tren penurunan meskipun masih berada di atas rata-rata nasional. Inflasi tahunan pada Maret 2026 4,83 % dengan indeks Harga Konsumen 112,80, turun dibandingkan Februari yang mencapai 5,97 %.

“Secara bulanan, Kalsel mengalami inflasi sebesar 0,50 % dengan Kabupaten Tanjung menjadi wilayah dengan tekanan inflasi tertinggi 5,18 % secara tahunan. Komoditas penyumbang inflasi tahunan masih didominasi emas perhiasan, tarif listrik, dan beras, sedangkan inflasi bulanan dipengaruhi ikan nila, telur ayam ras, cabai merah,” ucapnya.

Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kalsel terus memperkuat pengendalian melalui berbagai program. Hingga Maret 2026 Oprasi Pasar Murah menyalurkan 810 ribu ton beras SPHP, disertai dukungan fasilitas distribusi pangan dan penyediaan voucher pada Pasar Raya TPID VI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....