Hikmah Iduladha, Momentum Menguatkan Iman dan Kepedulian Sosial

  • 02 Jun 2026 05:10 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CI.ID, Banjarmasin — Iduladha tidak hanya menjadi momentum pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga sarana memperkuat keimanan dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam siaran Hikmah Subuh Pro 4 RRI Banjarmasin edisi Jumat, 29 Mei 2026 yang menghadirkan narasumber Ustaz H. Ahmad Syaifullah, S.Th.I., S.Pd.I.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Syaifullah mengajak masyarakat meneladani keimanan Nabi Ibrahim AS yang tetap teguh menjalankan perintah Allah SWT meskipun menghadapi ujian berat. Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim menjadi pelajaran penting tentang ketundukan dan kepatuhan seorang hamba kepada Sang Pencipta.

"Hikmah Iduladha yang pertama adalah keteladanan keimanan Nabi Ibrahim AS. Beliau tetap teguh menjalankan perintah Allah meskipun harus berhadapan dengan ayah, kaumnya, bahkan berbagai ujian yang sangat berat," ujarnya.

Beliau menjelaskan, semangat berkurban pada hakikatnya merupakan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, Iduladha menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperkuat keyakinan bahwa seluruh rezeki, kehidupan, dan takdir berada dalam kekuasaan Allah SWT.

"Masalah kurban ini adalah bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan harta, jiwa, dan pengorbanan yang kita lakukan, semuanya menjadi jalan untuk semakin dekat kepada-Nya," kata Ustaz Syaifullah.

Selain nilai keimanan, ia juga menyoroti pentingnya semangat berbagi yang terkandung dalam ibadah kurban. Menurutnya, penyembelihan hewan kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan.

"Orang yang berkorban dan menafkahkan hartanya di jalan Allah tidak akan berkurang hartanya. Justru Allah akan menambah keberkahan dan melipatgandakan pahala bagi mereka yang ikhlas berbagi," ucap beliau.

Sementara itu, Kyan yang menjadi pemendu acara menilai Iduladha juga menjadi momen yang memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengatakan pelaksanaan kurban selalu melibatkan banyak pihak, mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging kepada warga.

"Semangat gotong royong saat Iduladha masih sangat terasa. Banyak masyarakat yang terlibat bersama-sama dalam pelaksanaan kurban, sehingga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh," ujar Kyan.

Melalui siaran tersebut, pendengar diajak memahami bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan sarana memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat berbagi. Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan yang lebih bertakwa dan penuh kebermanfaatan bagi sesama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....