Memakmurkan Masjid Jadi Bekal Cahaya di Akhirat
- 04 Agt 2026 19:14 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Masjid merupakan tempat yang dimuliakan dalam Islam karena menjadi pusat ibadah, menuntut ilmu, dan berkumpulnya berbagai kebaikan.
- Secara bahasa, kata masjid berasal dari bahasa Arab 'sajada' yang berarti bersujud, sehingga masjid dimaknai sebagai tempat untuk bersujud atau beribadah kepada Allah Swt.
- Umat Islam dianjurkan untuk memuliakan masjid dengan menjaga adab serta memakmurkannya melalui berbagai amal ibadah.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Masjid merupakan tempat yang dimuliakan dalam Islam karena menjadi pusat ibadah, menuntut ilmu, dan berkumpulnya berbagai kebaikan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memuliakan masjid dengan menjaga adab serta memakmurkannya melalui berbagai amal ibadah.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz H. Husin, S.Ag., M.Pd.I., dalam program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Selasa, 4 Agustus 2026. Menurutnya, secara bahasa kata masjid berasal dari bahasa Arab sajada yang berarti bersujud, sehingga masjid dimaknai sebagai tempat untuk bersujud atau beribadah kepada Allah Swt.
"Disebutkan bahwa masjid adalah tempat yang sangat dicintai oleh Allah," ujarnya. "Karena masjid adalah tempat berkumpulnya kebaikan, tempat orang melakukan ketaatan, dan tempat kembalinya iman berlabuh di hati."
Ia mengimbau jemaah untuk menjaga adab selama berada di masjid. Suasana yang tenang, damai, dan khusyuk perlu dijaga agar setiap orang dapat beribadah dan mengikuti majelis ilmu dengan nyaman.
Ustaz Husin juga menganjurkan umat Islam mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik serta berwudu dari rumah sebelum berangkat ke masjid. Apabila wudu batal di perjalanan, bersuci dapat kembali dilakukan setelah tiba di masjid.
Selain itu, ia mengingatkan agar jemaah tidak mengobrol, bergurau, atau bercanda saat ceramah berlangsung. Menurutnya, sikap tersebut dapat mengganggu kekhusyukan dan kenyamanan orang lain yang sedang mengikuti majelis ilmu.
Ustaz Husin menjelaskan bahwa dalam hadis riwayat Imam Abu Daud, Rasulullah saw memberikan kabar gembira berupa cahaya yang sempurna pada hari kiamat bagi orang-orang yang berjalan menuju masjid pada waktu gelap, terutama untuk melaksanakan salat Isya dan Subuh. Hadis tersebut menunjukkan besarnya keutamaan memakmurkan masjid.
Ia mengajak umat Islam untuk membiasakan diri datang ke masjid, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan sedekah sebagai bekal kehidupan akhirat. Menurutnya, amal saleh yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi penerang ketika manusia menghadapi kehidupan setelah kematian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....