Dari Redup Kembali Hidup, Pawai Takbiran Semarakkan Malam Banjarmasin

  • 27 Mei 2026 10:09 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ribuan warga tumpah ruah memenuhi ruas-ruas jalan utama Banjarmasin, menyaksikan Pawai Gema Takbir yang kembali digelar Pemerintah Kota Banjarmasin, Selasa, 26 Mei 2026. Warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja hingga orang tua berjejer di sepanjang rute pawai untuk menikmati kemeriahan malam takbiran yang sudah lama dirindukan masyarakat.

Armada mobil pickup berhias ornamen Islami berjejer rapi di halaman Balai Kota sebelum akhirnya dilepas langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR. Begitu iring-iringan bergerak, gema takbir, tahmid, dan tahlil langsung menggema di seluruh penjuru kota, menciptakan suasana religius yang bercampur dengan euforia masyarakat.

Yamin mengaku bersyukur karena pawai takbir tahun ini berlangsung lancar dan kondusif. Ia menyebut antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi tersebut memang sangat dirindukan warga.

“Malam ini kita bisa melaksanakan takbir keliling bersama masyarakat Kota Banjarmasin. Ada sekitar 60 unit kendaraan yang ikut dalam iring-iringan pawai ditambah masyarakat juga ikut mengawal, sehingga semakin menambah semarak malam takbiran kali ini,” katanya.

Didampingi Ketua TP PKK, Neli Listriani serta Wakil Wali Kota Ananda, Yamin menilai tradisi pawai takbir memiliki nilai emosional tersendiri bagi masyarakat karena sempat lama tidak diselenggarakan. “Kita ingin ini menjadi suatu momen atau tradisi yang berkesan. Tradisi pawai takbir memiliki nilai emosional tersendiri” ujarnya.

Sepanjang rute pawai, warga tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka. Sorak sorai masyarakat berpadu dengan lantunan takbir yang terus berkumandang dari kendaraan peserta.

“Saya berterimakasih kepada seluruh jajaran Pemko dan masyarakat kota yang sudah mengikuti maupun menyaksikan pawai malam ini. Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin kami juga memohon maaf apabila ada masyarakat yang merasa terganggu atau kurang berkenan di sepanjang perjalanan pawai takbiran tadi,” ujar Yamin.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Tetapi juga mampu menghidupkan kembali marwah Banjarmasin sebagai kota religius yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....