Penyaluran UMi di Kalsel Capai Rp18,43 Miliar

  • 24 Mei 2026 12:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembiayaan Ultra Mikro di Kalimantan selatan terus diperkuat sebagai upaya memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro. Hingga 31 Maret 2026, total penyaluran pembiayaan UMi Rp18,43 miliar kepada 3.444 debitur di berbagai wilayah. Sabtu, 23 Mei 2026.

Dari total penyaluran tersebut, pembiayaan UMi berbasis syariah mendominasi dengan nilai Rp15,85 miliar atau sebesar 86,05 %. Sementara itu, penyaluran secara konvensional Rp2,57 miliar atau setara 13,95 % dari keseluruhan realisasi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, menyampaikan capaian penyaluran UMi di Kalsel menempatkan provinsi ini pada posisi ke-28 dari 34 provinsi. Akan tetapi pada tingkat regional Kalimantan, kinerja penyaluran berhasil menempati peringkat ketiga.

“Secara wilayah, Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan realisasi penyaluran tertinggi Rp3,69 miliar kepada 646 debitur. Selanjutnya Kabupaten Banjar dengan penyaluran Rp2,37 miliar kepada 439 debitur dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Rp1,94 miliar kepada 345 debitur,” ujarnya.

Berdasarkan sektor usaha, perdagangan menjadi penerima pembiayaan UMi terbesar dengan porsi 94% dari total penyaluran. Dari sisi mekanisme, skema kelompok mendominasi dengan kontribusi 93,34% terhadap keseluruhan pembiayaan.

“PT Permodalan Nasional Madani tercatat sebagai lembaga penyalur dengan realisasi tertinggi, dengan Rp15,85 miliar kepada 2.937 debitur. Capaian ini menunjukkan peran signifikan PNM dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro di Kalsel,” ucapnya.

Dalam hal ini Kanwil DJPb Kalsel terus memperkuat fungsi pengawasan melalui monitoring dan evaluasi berkala bersama seluruh mitra penyalur. Upaya ini guna memperluas keberhasilan pola penyaluran di pusat pertumbuhan ekonomi, sekaligus pemerataan ekonomi inklusif di Kalsel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....