Pembiayaan Ultra Mikro di Kalimantan Selatan Capai Rp30,95 Miliar
- 09 Agt 2026 21:44 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembiayaan Ultra Mikro di Kalimantan Selatan hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp30,95 miliar. Penyaluran ini diberikan kepada 5.547 debitur sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan dan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Kepala DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan pembiayaan UMi disalurkan melalui skema konvensional dan syariah. Penyaluran konvensional mencapaiRp5,38 miliar, sedangkan skema syariah sebesar Rp25,57 miliar.
“Secara nasional, Kalimantan Selatan menempati peringkat 28 dari 34 provinsi dalam realisasi penyaluran pembiayaan UMi. Sementara tingkat regional Kalimantan, Kalsel di peringkat tiga berdasarkan realisasi penyaluran hingga Juni 2026,” ujarnya.
Kota Banjarmasin menjadi wilyah dengan realisasi penyaluran UMi tertinggi di Kalsel,mencapai Rp6,21 miliar kepada 1.027 debitur. Selanjutnya disusul kabupaten BanjarRp3,86 miliar kepada 703 debitur dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Rp3,10 miliar kepada 561 debitur.
Dari sisi sektor usaha, perdagangan penerima pembiayaan UMi terbesar dengan porsi mencapai 97,56%. Sementara berdasarkan skema penyaluran, pembiayaan UMi didominasi skema kelompok dengan realisasiRp29,46 miliar.
“PT Permodalan Nasional Madani menjadi penyalur dengan realisasi pembiayaan UMi tertinggi di Kalimantan Selatan. Hingga akhir Juni 2026, PNM telah menyalurkan Rp26,28 miliar kepada 4.651 debitur,” ucapnya.
Capaian ini menunjukkan pembiayaan UMi masih memiliki peran penting dalam memperluas akses permodalan bagi masyarakat yang belum semunya terjangkau layanan perbankan. Penguatan pembiayaan UMi diharapkan dapat pengembangan usaha, meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperkuat inklusi keuangan di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....