Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Kalimantan Selatan Tembus Rp2,69 Triliun
- 09 Agt 2026 21:14 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Kalimantan Selatan hingga Juni 2026 mencapai Rp2,69 triliun. Berdasarkan data sistem informasi kredit program kementerian keuangan, realisasi ini mencapai 43,04% dari target penyaluran Rp5,15 triliun dan telah menjangkau 37.385 debitur.
Kepala DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan penyaluran KUR dilakukan melalui skema konvensional dan syariah. Penyaluran secara konvensionalRp2.584,57 miliar atau 95,98%, sedangkan skema syariah Rp108,37 miliar atau 4,02%.
“Secara nasional, Kalimantan Selatan berada di peringkat ke 17 dalam realisasi penyaluran KUR. Sementara di regional Kalimantan, Kalsel berada peringkat dua berdasarkan capaian penyaluran hingga akhir Juni 2026,” ujarnya.
Sektor pertanian menjadi penerima KUR terbesar dengan realisasi Rp948,52 miliar atau 35,22 %. Pembiayaan ini disalurkan 16.383 debitur, sementara skema mikro menjadi skema terbesar Rp1,736 triliun atau 64,48% kepada 33.676 debitur.
Dari sisi wilayah, kota Banjarmasin mencatat penyaluran KUR tertinggi di Kalsel dengan realisasi Rp480,86 miliar yang disalurkan kepada 5.275 debitur. Sementara itu, disusul Kabupaten Tanah Bumbu Rp348,33 miliar kepada 3.497 debitur dan Kabupaten Banjar Rp278,85 miliar kepada 4.416 debitur.
“Dari sisi penyalur, BRI mencatat realisasi KUR tertinggi dengan penyaluran Rp1,80 triliun kepada 32.308 debitur. Selanjutnya, Bank mandiri menyalurkan Rp278,01 miliar kepada 2.232 debitur dan BNI sebesar Rp237,62 miliar kepada 778 debitur,” ucapnya.
Capaian ini menunjukkan KUR masih menjadi salah satu instrumen pembiayaan yang penting bagi pelaku usaha di Kalsel. Perluasan akses pembiayaan diharapkan dapat memperkuat kapasitas usaha, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....