Penyaluran KUR di Kalsel Tembus Rp1,28 Triliun
- 24 Mei 2026 12:43 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Kalimantan Selatan hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp1,28 triliun atau 24,78 % dari target tahunan sebesar Rp5,15 triliun. Berdasarkan data Sistem informasi Kredit Program Kementrian Keuangan, pembiayaan tersebut telah disalurkan kepada 18.001 debitur. Sabtu, 23 Mei 2026.
Dari total penyaluran, KUR konvensional masih mendominasi dengan nilai Rp1,23 triliun atau sebesar 96,39 %. Sementara itu, KUR berbasis syariah tercatat mencapai Rp46,17 miliar atau setara 3,61 % dari keseluruhan realisasi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, menyampaikan capaian penyaluran KUR di Kalsel menempatkan provinsi ini pada peringkat ke 17 secara nasional. Adapun di tingkat regional Kalimantan, Kalsel berada pada posisi kedua dalam realisasi penyaluran KUR.
“Sektor pertanian menjadi penerima KUR terbesar dengan total penyaluran mencapai Rp449,70 miliar atau 35,21 % kepada 8.804 debitur. skema mikro menjadi jenis pembiayaan dengan penyaluran tertinggi sebesar Rp820,84 miliar atau 64,27 % kepada 10.298 debitur,” ujarnya.
Secara wilayah, kota Banjarmasin mencatatkan penyaluran KUR tertinggi dengan nilai Rp230,11 miliar kepada 2.560 debitur. Posisi selanjutnya Kabupaten Tanah Bumbu Rp179,67 miliar kepada 1.789 debitur dan Kabupaten Banjar Rp133,24 miliar kepada 2.123 debitur.
“Lembaga penyalur, BRI menjadi bank dengan realisasi penyaluran KUR terbesar di Kalsel tercatat mencapai Rp836,20 miliar kepada 15.461 debitur. Disusul Bank Mandiri sebesar Rp149,80 miliar kepada 1.289 debitur, BNI membukukan penyaluran KUR Rp130,70 miliar kepada 394 debitur,” ucapnya.
Capaian tersebut mencerminkan peran sektor perbankan dalam memperkuat akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha. Dalam hal ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM di Kalsel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....